Dengan semakin tumbuhnya dan berkembangnya E-Commerce di Indonesia maka memunculkan kesuksessan bagi para pendirinya dengan meraup keuntungan di angka miliaran. Bagaimana dengan mereka yang tentunya tertarik dengan bisnis E-Commerce? Tentu bagi mereka yang pemula tertarik memulai bisnis E-Commerce ini karena semakin banyak pengguna internet yang memilih bertransaksi di E-Commerce dengan berbagai alasan. Hal ini yang menjadikan para pemula mulai tertarik untuk ikutan merasakan keusksessan berbisnis E-Commerce seperti para seniornya yang sudah lebih dulu sukses dan menikmati hasil miliaran dari bisnis tersebut.

Tentu dalam membangun sebuah E-Commerce bukanlah perkara mudah bagi para pemula dibutuhkan strategi, tenaga, dan waktu dalam membangunnya menjadi sebuah bisnis E-Commerce besar yang mendapatkan porsi di Indonesia.

Bagaiama Agar Sukses Membangun E-Commerce Marketpace Bagi Pemula?

Tentukan target pasar

Dalam membangun setiap usaha tentunya penentuan awal adalah target pasar anda pada produk yang akan dijual harus jelas. Jika anda membuat E-Commerce untuk pembelian hotel dan tiket transportasi maka target anda adalah dari kalangan muda, dewasa dan tua yang akan berpergian ke suatu tempat dengan sarana transportasi selain mobil.

Fokus pada customer dari target pasar

Dalam dunia online tentu barang yang akan dijual hanya berbentuk media gambar tentunya membangun rasa percaya pada produk yang dijual secara online lebih sulit dibandingkan menjual barang secara offline. Maka anda perlu membuat strategi dalam menarik minat client/customer anda. Anda dapat “bermain” dalam hal harga ataupun promo free ongkir dll. Jadi buatlah sebuah promosi yang berfokus pada target customer.

Membangun konten sesuai E-Commerce

Isi konten pada sebuah E-Commerce sebaiknya lebih sederhana tetapi komplit untuk menjawab pertanyaan customer dalam melakukan pembelian. Karena sebuah E-Commerce menjadi semakin menarik karena banyaknya konten dan informasi lengkap yang dicantumkan pada situs membuat “lengket” para calon pembeli dan melakukan deal. Contohnya E-Commerce Amazon menarik jutaan konsumen dengan mendorong mereka untuk berbagi pendapat terkait  item seperti buku dan CD. Lalu apa strategi Anda untuk membantu pelanggan potensial menemukan produk atau jasa Anda yang dijual melalui E-Commerce dengan mesin pencarian Google? Gunakan kata kunci dan label meta untuk meningkatkan peringkat Anda dalam hasil pencarian.

Lakukan riset & tampilan pada E-Commerce

Tentunya dalam membuat tampilan sebuah E-Commerce anda harus melakukan riset terlebih dahulu pada setiap E-Commerce yang sudah lebih dahulu sukses. Pastinya mereka menekankan warna-warna yang tidak terlalu full color, contoh Traveloka dan Blibli.com hanya mengusung warna putih sebagai dasar tampilan E-Commerce-nya dengan sentuhan warna biru atau wrana lainnya pada bagian top dan bottom.

Lakukan riset harga & konsep pada E-Commerce yang berbeda

Dengan semakin banyaknya E-Commerce yang muncul tentunya memiliki harga yang semakin bersaing walaupun produknya sama. Biasanya setiap E-Commerce memiliki strategi dalam menentukan harga pada produk yang dijual. Misalnya Shopee memberikan ongkos kirim gratis bagi para pengguna yang melakukan pembelian dan transaksi. Tentunya anda harus melakukan riset penentuan harga antara penjual dengan anda sebagai pemilik E-Commerce. Riset harga akan menentukan strategi dan melahirkan konsep pada E-Commerce anda.

Atur timing dalam merilis Website

Timing adalah sesuatu yang sangat berguna sebagai alat dalam membangun sebuah fondasi yang kuat dalam usaha E-Commerce. Sikap terburu-buru dalam menentukan timing akan sangat mengganggu segala kesiapan anda dalam mendirikan bisnis E-Commerce. Sebaiknya anda memiliki planning dalam menentukan waktu yang tepat untuk menluncurkan E-Commerce anda, tentunya dengan semua kesiapan dan sudah mampu berjalan tanpa masalah.

Melakukan testing pada E-Commerce yang di buat

Resep sukses seorang digital-entrepreneur adalah 3T yaitu Test, Test again, dan keep Testing. Anda harus dapat memposisikan diri anda sebagai customer sehingga anda dapat memilah-milah mana yang dapat anda lakukan dan mana yang tidak berguna. Berpikiran secara kritis seperti seorang customer akan sangat membantu anda dalam menentukan langkah-langkah berikutnya.

Invest E-Commerce dalam bentuk Mobile

Mobile commerce tumbuh pada tingkat lebih dari 130 persen per tahun. Jika Anda tidak memiliki platform mobile commerce yang kuat, Anda akan melihat penurunan dramatis dari pendapatan selama beberapa tahun ke depan. Untuk tetap kompetitif, Anda perlu menawarkan layanan mobile yang dapat diakses seperti status pengiriman, pemberitahuan real-time, click-to-call, peta, dan informasi produk. Usaha online yang anda jalani akan sangat terbantu apabila anda dapat bermain di dunia mobile atau apps. Dimana para customer dapat mengakses usaha online yang anda miliki dengan lebih muda melalui aplikasi dalam tablet atau smart-phone.

Bekerjasama dengan pihak ketiga dalam pengiriman order

Tentu bisnis online sangatlah cocok di aplikasi di Indonesia yang merupakan Negara kepulauan. Maka untuk menjangkau para pengguna E-Commerce anda sebaiknya anda bekerjasama dengan para forwarder untuk mensupport pengiriman barang yang dipesan, seperti JNE, Si Cepat, dan Go-Jek. Karena harga bisa menjadi nomor dua ketika produk yang dibeli sesuai dan cepat sampai ke tangan customer.

Evaluasi perubahan

Continue Evolving” merupakan salah satu cara agar usaha yang anda bangun tersebut bisa beradaptasi dengan sangat baik terhadap market yang anda tuju. Akan terdapat banyak sekali perubahan-perubahan di pasar dan anda harus selalu up to date terhadap hal-hal tersebut. Jika anda merasa takut untuk melakukan perubahan, maka dapat dipastikan bahwa usaha yang anda jalankan akan berjalan di tempat.

Melakukan seleksi para buyer yang bergabung

Tentu sebagai pemilik E-Commerce perlu melakukan seleksi kepemilikan atas barang yang dijual oleh buyer. Seleksi kepemilikan adalah strategi yang berfokus pada curating produk yang beragam dan bermacam-macam pada segmen tertentu. Sebuah E-Commerce mampu membuat barang milik buyer menjadi eksklusif karena kedalaman dan keaslian dari bermacam-macam barang, kesulitan dalam menemukan produk di tempat lain, dan kekuatan komunitas pelanggan.

Penutup

Semoga 10 cara tersebut bermanfaat untuk anda yang saat ini dalam proses membuat E-Commerce. Saat ini dengan didukung oleh berbagai fasilitas digital akan memudahkan anda dalam membuat E-Commerce sendiri atau membeli dengan template yang dijual secara online. Bagi para pemula yang berniat membuat E-Commerce, 10 cara ini bisa menjadi panduan dalam membangun plan dan membuat startegi market.