Bagaimana dengan Anda yang kini menjadi orangtua masih sempat tentunya melakukan kegiatan mengaji atau mungkin menyempatkan diri dengan mengikuti majelis pengajian yang biasa dikenal pengajian malam jum’at dan biasanya dilakukan oleh para ibu-ibu atau bapak-bapak disekitar perumahan. Namun bagaimana dengan anak Anda apakah sudah mulai diajarkan mengenal huruf-huruf Hijaiyah yaitu huruf-huruf yang ada pada Al-Qur’an dan memperkenalkan cara mengaji.

Mudah atau sulit untuk mengajarkan anak mengaji adalah satu kemudahan bagi Anda sebagai orangtua yang memang memiliki niat untuk mengajarkan anak mengaji. Pada usia berapa tahun sebaiknya anak dikenalkan untuk mengaji, lebih dini akan lebih baik tentunya. Sebagai bukti ada beberapa anak yang sudah mampu menghafal beberapa juz di Al-Qur’an ketika usia mereka masih balita, sungguh kemulian Allah datang pada anak tersebut. Artinya dengan melihat fakta ini Anda sebagai orangtua harus memiliki keyakinan bahwa mengajarkan anak mengaji di usia dini adalah hal yang mudah.

Beberapa hal yang harus dimulai agar anak mau mengenal mengaji dan belajar mengaji.

Pertama jadikan mengaji sebagai bentuk permainan contohnya dengan mengenalkan huruf-huruf pada Al-Qur’an dengan cara tebak kata dan sambil membaca. Kegiatan awal tentunya berikan hafalan huruf-huruf pada Al-Qur’an dan setelahnya bisa dilakukan game atau permainan. Ini tetntunya membangun kreativitas para ibu dalam memberikan pengajaran cara mengaji.

Kedua seringlah memutar rekaman mengaji setiap pagi hari saat anak bermain atau waktu makan. Hal ini untuk membiasakan anak mendengar dsuara mengaji dan menjadikannya penasaran atau bahkan ikut menirukan suara pada rekaman tersebut.

Ketiga perlihatkan kebiasan mengaji pada anak contohnya seusai sholat usahakan mengaji sebanyak 10 ayat atau 1 ain. Saat mengaji biarkan anak bermain di sekitar anda yang sedang mengaji.

Keempat ajaklah anak untuk mengikuti pengajian anak-anak yang diadakan seorang warga dan biasanya ada di sekitar perkampungan rumah anda tinggal. Biarkan anak melihat dulu kegiatan mengaji yang dilakukan anak-anak tersebut.

Kelima jika Anda tidak sempat dengan point pertama, kedua, dan keempat sebaiknya carilah guru mengaji dan lakukanlah kegiatan mengaji di hari sabtu dan minggu.

Untuk para orangtua yang juga berkarir tentunya bisa mulai memperaktekkannya, namun tetap sabar dan berusaha secara konsisten dalam mengajarkan cara mengaji kepada anak. Kegiatan ini tidak mungkin instan dalam 3 bulan anak akan mampu mengaji, tentunya jika ingin sukses ,anak dalam mengaji membutuhkan proses adaptasi bagi anak dalam mengenalkan mengaji. Untuk metode yang sesuai dengan anak Anda perlu dilakukan kegiatan berkali-kali pada point pertama hingga kelima dalam 3 bulan mana yang lebih cepat dan mudah bagi anak untuk memperaktekkannya.

Nah jika anak sudah mulai aktif dan suka mengaji para oramgtua boleh memberikan penjelasan sedikit demi sedikit tentang kewajiban dan maanfaat dari mengaji kepada anak. Sehingga anak akan semakin paham dan mudah membacanya.