Seorang ibu yang berkarir dan masih menyempatkan memasak untuk keluarga memiliki banyak manfaatnya baik untuk keluarga atau pribadi si ibu. Input dan outputnya pasti nilai positif yang akan hadir dari menyajikan makanan untuk keluarga dengan masakan buatan tangan sendiri seorang ibu.

Menghemat uang

Udah pasti bikin masakan sendiri akan menghemat uang belanja kita para ibu, mengapa hitung saja jika kita menggunakan jasa cathering setiap hari dengan harga 30 ribu rupiah dalam sebulan adalah 900 ribu rupiah tapi hanya sedik dan cukup untuk 2 kali makan saja. Kalau masak biaya 30 ribu sehari sudah dapat banyak sayuran dan tambahan ikan atau telur.

Menyajikan menu makanan sehat

Kita para ibu pastinya akan menyajikan menu makanan yang sehat dan sayuran juga bersih. Pengunaan penyedap rasa pastinya dibatasi donk seperti pepsin karena kita tahu bahaya penggunaan penyedap rasa yang berlebihan. Makanan yang kita beli tidak tahu apakah sayurannya segar dan dicuci bersih serta tidak terjamin kesehatannya untuk tubuh keluarga tercinta.

Mendapatkan perhatian dari anak dan suami

Sudah lelah memasak untuk keluarga tercinta, pasti akan senang donk dipuji jika menu makanan yang disajikan ternyata di puji oleh anak dan suami kita. Jangan kaget kalau para ibu akan diperhatikan dan disayang oleh anak dan suami karena sudah menyajikan masakan yang enak untuk mereka.

Semakin pintar dan kreatif menyajikan menu makanan 

Ini yang sudah pasti akan terjadi seiring berjalannya waktu para ibu akan pintar memilih dan kreatif menyajikank menu makanan untu keluarga.

Menjadi ajang Sharing bagi para Ibu

Selain manfaat yang telah disebutkan, pasti kita para ibu akan senantiasa berbagi pengalaman menu-menu masakan yang kira-kira mejadi favorit keluarga. Dan para teman-teman bisa coba donk menu tersebut untuk disajikan di keluarganya, siapa tahu anak dan suami teman akan menyukai masakan tersebut. Nah berbagi sharing seperti ini perlu loh untuk menjaga keharmonisa keluarga.

Bagaimana para ibu tentunya tertarik untuk mulai membiasakan diri memasak dan menyajikan menu makanan keluarga dengan tangan sendiri. Saran untuk para ibu yang memiliki peran ganda sebagai ibu dan sekaligus berkarir menyempatkan memasak adalah tugas dan kewajiban dari kodrat seorang wanita setelah berkeluarga, ini berbeda dengan tuntutan. Memasak juga bisa menjadi bentuk kecintaan dan perhatian kita pada suami dan anak, dengan begitu mereka akan menghargai pengorbanan yang telah kita lakukan.