Kehamilan adalah sebuah anugerah, apalagi kehamilan untuk anak kedua dan ketiga atau bahkan keempat. Bagi anda yang ingin memberikan adik untuk si kaka dalam keluarga, tentunya perlu mempertimbangkan program kehamilan secara tepat. Mengapa? Karena menambah anak berarti menambah kebutuhan yang harus dipenuhi dan tentunya akan menambah biaya keseharian

Dari semenjak si kaka lahir sebaiknya anda sudah memikirkan kapan waktu untuk melakukan program kehamilan kembali. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan program kehamilan kembali.

Pertimbangkan Jeda Usia Kelahiran Anak

Perbedaan jeda usia si kaka dengan adiknya sebaiknya 3 tahun atau lebih. Namun usahakan jangan lebih dari 6 tahun karena perbedaan usia yang terlalu jauh biasanya membuat anda para wanita takut menghadapi proses kelahiran.

Persiapan Usia Optimal Wanita Mengandung

Usia optimal seorang wanita yang memiliki kualitas telur yang baik yaitu dalam rentang 21 hingga 30 tahun. Maka sebaiknya anda memprogram untuk hamil kembali sebelum usia 35 tahun. Mengapa demikian? potensi kesuburan wanita menurun dengan cepat setelah usia 35 dan menurun lebih cepat setelah usia 40. Jadi usia ideal bagi seorang wanita untuk hamil adalah di usia dua puluhan dan awal tiga puluhan, karena penerimaan rahim untuk penanaman embrio menurun setelah usia 54 tahun. Batas usia untuk program kehamilan adalah 50 tahun. Dan hanya dalam kasus tertentu, wanita di atas usia 50 tahun akan dipertimbangkan untuk mengikuti program kehamilan

Persiapan Biaya Melahirkan

Mempersiapan biaya melahirkan, ini penting dipersiapkan agar nantinya memudahkan pada saat proses kehamilan. Sebaiknya biaya yang dipersiapakan untuk melahirkan normal dan sesar, karena kita tidak pernah tahu apakah proses kelahiran nantinya akan sesuai dengan harapan yaitu normal ataukah ada kendala dalam proses melahirkan yang mengharuskan operasi sesar dalam proses kelahiran. 

Persiapan Kebutuhan Bayi

Mempersiapan kebutuhan bayi setelah lahir seperti pakaian dan peralatan bayi. Namun jika milik si kaka masih bisa dipergunakan akan menghemat biaya dan pengeluaran anda. Tetapi tentunya anda lagi-lagi perlu membuat list kebutuhan untuk si bayi dari mulai sebelum lahiran hingga ketika melahirkan.

Perhitungan & Persiapan Biaya Pengasuh (Babysitter)

Bagi anda para wanita yang ingin kembali bekerja pasca melahirkan, tentunya harus mempersiapkan dan menghitung biaya untuk pengasuh atau babysitter. Berapa dana yang harus dikeluarkan untuk menggunakan jasa penagsuh atau babysitter tentunya sudah harus dipertimbangkan saat melakukan program kehamilan kembali.

Mengedukasi Si Kaka Tentang Sang Adik

Mulailah merencanakan untuk memberi pengarahan pada si kaka tentang adik kecil yang akan menjadi teman mainnya dan saudaranya. Siapakan si kaka untuk memiliki adik kembali agar ia tidak menjadi manja saat si ade lahir.

Persiapan Biaya Aqiqah

Perisapkan biaya aqiqah untuk si bayi, penting atau tidak penting tapi sebaiknya anda juga memikirkan. Biasanya anda sebagai orangtua akan merasa bangga atau senang jika bisa mengaqiqahkan si bayi setelah berusia 40 hari. Sebagai orangtua tentu memikirkan ini sebagai kewajiban kepada anaknya walapun tidak diwajibkan ketika usia si bayi sebelum 40 hari.

Mempersiapkan Tabungan Pendidikan

Mempersiapkan tabungan pendidikan untuk si bayi yang akan lahir adalah yang paling penting dari semuanya. Menambah momongan tentunya menambah biaya pendidikan si anak dan ini hal yang wajib diperhatikan oleh para orangtua, karena dengan tabungan yang cukup akan terpenuhi kebutuhan pendidikan si anak.

Itu beberapa hal yang wajib menjadi perhatian bagi para keluarga kecil dalam menambah momongan kembali. Paling penting ukur kemampuan keuangan keluarga dalam melakukan program kehamilan kembali. Ini berarti pepatah yang mengatakan “banyak anak banyak rejeki” perlu dikaji ulang. Saat ini boleh dibilang banyak anak harus banyak pertimbangan ekonomi walapun katanya setiap anak sudah ada rejekinya. Tapi alangkah baiknya anda sebagai orangtua bijaksana dalam membuat keputusan ketika akan menambah anak yaitu dengan membuat perencanaa, sehingga semuanya terencana dan meminimalisir berantakannya keuangan keluarga. Ini adalah recommended untuk para keluarga di Indonesia yang mau menambah momongan penting banget ini dijadikan bahan pertimbangan sebelumnya.