Konsep rusun yang dipoles dengan nama Apartemen semakin banyak di gerilya oleh para pelaku bisnis property. Saat ini para property tidak hanya berfokus pada area perkotaan untuk membangun apartemen dan menawarkan ke masyarakat. Apartemen mulai menyasar kawasan pinggiran kota Jakarta.

Sebut saja salah satu apartemen yang akan banyak dibangun di area statisun yang berada dilingkungan smart city seperti BSD City. BUMN menawarkan investasi yang menarik dengan membangun apartmen di sebelah statisun seperti stasiun Rawabuntu dan stasiun Cisauk. Kawansan inipun mulai ramai dikunjungi oleh para peminat yang ingin mencari tempat tinggal dengan lokasi transportasi yang mudah atau hanya untuk sekedar berinvestasi.

Namun point cerdasnya membeli hunian berupa apartemen, merupakan solusi cerdas untuk mendapatkan tempat tinggal dengan harga yang terjangkau. Konsep memiliki sebuah hunian seperti apartmen adalah sangat efektif dalam cara berfikir tata ruang yang ada di kota besar seperti Jakarta dan BSD dengan alasan lahan yang semakin sempit menjadi di pusat kota saat ini dan harga rumah yang semakin mahal. Bagi Anda yang ingin membeli sebuah apartemen tentu harus mengetahui status kepemilikian atas bagunan unit apartemen yang akan dibeli, agar kedepannya Anda tidak dirugaan setelah membeli dan dalam berinvestasi.

Undang-undang yang mengatur bangunan apartemen

Indonesia memiliki Undang-undang UU No. 16 Tahun 1985 bangunan apartemen, kondominium, rusunami, rusunawa, anami, rumah susun non hunian, semuanya itu adalah nama lain dari susun.

Status tanah dari bangunan partemen

  • Tanah Negara
  • Tanah Hak Milik
  • Tanah Pengelola

Hak kepemilikian berdasarkan unit bangunan apartemen

  1. Milik pribadi (Unit Apartemen)
  2. Barang bersama (lift, parkir, tangga, dll)
  3. Tanah milik bersama

Jenis setifikak kepemilikan bangunan apartemen

Sertifikat Hak Kepemilikan Rumah Susun(SHKRS) / HGB Milik

Pada dasarnya jenis sertifikat apartemen ini merupakan pecahan dari Hak Guna Bangunan (HGB), HGB tersendiri statusnya terbagi menjadi beberapa jenis salah satunya  HGB Milik yakni apartemen yang dibangun di atas lahan milik perorangan atau milik developer. Jenis sertifikat apartemen ini memiliki kedudukan yang kuat, sehingga bisa digadaikan di bank.

Namun untuk SHKRS/HGB Milik, memiliki masa berlaku yakni 30 tahun dan dapat diperpanjang kembali selama 20 tahun. Cara perpanjangnya sendiri cukup sederhana, Anda tinggal datang ke kantor BPN terdekat dan menyerahkan berkas berupa forokopi KTP, Kartu Keluarga, PBB dan sertifikat asli.

Sertifikat SHKRS  sendiri nantinya akan diberikan dalam bentuk :

  • Buku Tanah dan surat ukur atas hak tanah bersama
  • Gambar denah lantai, pada tingkat rumah rusun yang menunjukkan rumah susun yang dimiliki.
  • Pertelaan mengenai bersarnya bagian hak atas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama bagi yang bersangkutan.

Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung (SKGB)

Jika apartemen tersebut dibangun di atas lahan milik pemerintah atau tanah wakaf, maka sertifikat apartemen yang akan diterima adalah Sertifikat (SKGB) ini jika lebih lemah karena status pemilikan tanah dimiliki oleh orang ketiga.

  • Salinan buku bangunan gedung
  • Salinan surat perjanjian atas sewa tanah
  • Gambar denah lantai, pada tingkat rumah rusun yang menunjukkan rumah susun yang dimiliki.
  • Pertelaan mengenai bersarnya bagian ha katas bagian bersama, benda bersama dan tanah bersama bagi yang bersangkutan.

Dalam membeli apartemen Anda harus memahami bahwa bukanlah Anda seutuhnya sebagai pemilik atas tanah dan bangunan, kempemilikan penuh hanya pada unit dari apartement. Sebaiknya Anda mempertanyakan kepada pihak developer atas kepemilikan tanaha dan bangunan apartemen yang Anda berminat untuk membelinya. Karena sangat disayangkan jika Anda membeli sebuah apartemen yang belum memiliki sertifikat hamilik seutuhnya.

Sertifikat dengan status hak milik akan menguntukan Anda jiak kedepanya terjadi bencana pada daerah sekitar apartemen, dan apartemen itupun roboh dan mengalami kerusakan yang parah. Maka kepemilikan atas apartemen yang digunakan secara terpisah otomatis terhapus, namun anda masih memiliki hak bagian atas hak milik bersama terhadap bagian bersama, benda bersama, tanah bersama sesuai nilai perbandingan proposionalnya.

Sumber untuk kepemilikan bangunana apartemen https://www.lamudi.co.id/journal/jenis-sertifikat-apartemen/