Para ibu hamil apakabar kandungan pada bayi anda? Tentu menyenangkan selalu terlihat sehat dan ceria pada proses kehamilan para wanita di dunia. Tapi ternyata banyak fakta makanan yang dikonsumsi oleh para ibu hamil belum sepenuhnya adalah makanan sehat, sudahkah anda mengecek setiap makanan yang anda konsumsi selama masa kehamilan.

Memilih menu makanan yang sehat, bersih dan baik untuk si janin didalam kandungan tentunya sangat disarankan oleh pakar gizi selama dalam masa kehamilan bagi setiap calon ibu. Tentu ini menjadi perhatian bagi anda para ibu yang saat ini sedang hamil untuk memperhatikan jenis asupan makanan selama hamil. Para ibu hamil harus banyak mencari tahu jenis makanan sehat yang diperbolehkan selama hamil dan baik dikonusmis sekaligus kalori yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan si janin dan ibunya.

Menurut sumber www.mediskus.com untuk jumlah kebutuhan kalori ibu hamil sesuai dengan usia kehamilannya, yaitu: Makanan untuk ibu hamil muda atau enam bulan pertama kehamilan ( trimester pertama dan kedua), sebaiknya mengandung kalori sekitar 2.000 kalori per hari. Namun, selama tiga bulan terakhir kehamilan (trimester ketiga), Ibu hamil akan membutuhkan tambahan 200 kalori per hari, sehingga totalnya sekitar 2.200 kalori per hari. Untuk jenis makanan, wanita hamil dianjurkan mengonsumsi 10% kalori dari protein, 35% kalori dari lemak, dan 55% sumber kalori lainnya dari karbohidrat.

Taukah anda makanan yang tidak disarankan dimakan saat masa kehamilan?

Daging, ikan, dan sayuran mentah atau yang dimasak dengan kadar kematangan yang rendah ternyata tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Karena menurut sumber pada makanan yang mentah atau setengah matang terdapat kandungan bakteri Listeria yang dapat mengakibatkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan, bakteri Salmonella yang juga memicu keguguran, parasit Toksoplasma yang menyebabkan janin berkondisi abnormal, terakhir bakteri E. coli yang mampu merusak usus dan ginjal.

Minuman beralkohol, soda dan kafein, pada jenis minuman ini mampu menyerang perkembangan si janin didalam perut yang mengakibatkan kelainan perkembangan pada janin dan emosi yang terbetuk pada bayi. Contohnya pada minuman kafein dapat mempengaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga bisa mengurangi penyerapan zat besi.

 

Dari makanan dan minuman yang sementara dilarang pada proses kehamilan,  beralih pada makanan dan minuman yang dianjurkan pada saat proses kehamilan.

Banyak mengkonsumsi sayuran hijau menurut sumber sayuran hijau mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu produksi ASI. Salah satu yang paling sering di dengar dan dianjurkan untuk selama proses kehamilan ibu hamil adalah sayur katuk, agar proses menyusui berjalan lancar.

Mengkonsmsi kacang-kacangan, menurut sumber yang beredar jika ingin memiliki anak berambut tebal dan alis tebal serta halus. Ini hanya mitos saja bagi para ibu hamil, konsumsi kacang-kacangan baik pada proses kehamilan karena mengandung serat tinggi, vitamin B1, B6 dan B12. Contohnya kadungan pada kacang hijau bisa membantu ibu hamil yang mengalami konstipasi.

Konsumsi nasi merah bagi ibu hamil beras merah faktanya membantu menurunkan kolestrol darah, selain itu kandungan EPA dan DHA sangat baik untuk perkembangan janin. Kandungan B1 didalamnya membantu mencegah beri-beri pada bayi.

Tiga menu diatas hanya sebagian saja yang dirasa penting dan mudah didapat dalam keseharian. Ibu hamil yang cerdas tentunya akan banyak mempelajari referensi menu makanan yang baik untuk bayi yang sehat. Tambahan mungkin paling penting pastikan bahwa makanan yang dimakan sehat dan sudah dicuci bersih. Untuk minuman bisa tambahkan jus dan susu hamil menjadi asupan vitamin yang dibutuhkan selama proses kehamilan pada tubuh dan si janin.