Baru-baru ini Lookout Mobile Security melakukan sebuah penelitian pada wanita yang memililki gadget. Pada penelitian tersebut di temukan jika 50% responden wanita mengaku merasa gelisah jika ponsel mereka tidak berada di dekat mereka. Hal ini di karenakan ketika mereka ditanya untuk barang yang akan diselamatkan saat terjadi kebakaran, mereka mengaku ponsel menjadi prioritas barang pertama yang diselamatkan dan menyusul kemudian dompet serta passport. Ini merupakan sindrom yang terjadi bagi sebagian wanita yang merasa tidak bisa melepaskan gadget sebagai bagian penting dalam hidupnya dan menjadi sebuah gangguan psikologis yang disebut “Nomophobia” (No Mobile Phone Phobia) atau pecandu gadget.

“Nomophobia” pemicunya seperti rasa ketakutan akan kehilangan gadget dan kecemasan akan kehilangan informasi penting pada gadget. Contohnya ketika bangun tidur gadget menjadi barang utama yang dicarinya, membawa gadget ke kamar mandi, saat berbicara dengan orang dan mendapatkan pesan dari teman lebih mendahulukan untuk membalas. Sering melakukan ekspresi tertawa atau kaget saat bermain gadget. Menjadi tidak peduli dengna aktifitas disekitarnya dan hanya mementingkan gadgetnya. Gangguan “Nomophobia” ini banyak terjadi pada sebagian kaum wanita. Nah apakah anda merasa memiliki gangguan “Nomophobia” seperti pada contoh yang saya jelaskan?

Dari gangguan “Nomophobia” ini sikap yang membahayakan yaitu semakin jarang seseorang berkomunikasi langsung dengan orang lain atau lingkungan sekitar. Kemudian penggunaan gadget sebagai aktifitas utamanya, apalagi semua saat ini bisa dilakukan secara online.

Jika Anda merasa termasuk kedalam “Nomophobia” sebaiknya mencoba menghilangkan sedikit demi sedikit kecenderungan penggunaan gadget dalam beraktifitas sehari-hari. Pertama Anda bisa mendisiplinkan penggunaan gadget dalam beraktifitas, contohnya seterilkan penggunaan gadget pada saat melakukan pertemuan bersama keluarga atau teman. Lakukanlah belanja bulanan di supermarket dan hindai belanja online. Kedua lakukanlah kegiatan outdoor seperti olahraga senam atau berenang bersama teman atau keluarga, hindari penggunaan gadget saat melakukan kegiatan olahraga ini. Ketiga lakukanlah kegiatan outdoor yang bermanfaat dengan melakukan silaturahmi ke mesjid atau pengajian yang diadakan disekitar rumah. Terakhir lakukanlah pengecekan ke psikolog dan psikiater jika Anda masih belum bisa melepaskan gadget setelah melakukan cara-cara tersebut. Namun cara-cara tersebut memang membutuhkan waktu yang lama dan dalam keadaan sadar bahwa Anda sedang dalam masa pengobatan. Cara tersebut akan bisa menghilangkan gangguan “nomophobia” pada diri Anda jika disertai motivasi yang kuat untuk merubahnya.

Capture by: Wilson Electronics