asi

ASI (Air Susu Ibu) adalah sumber makanan cair pertama, utama dan terbaik, yang diproduksi oleh payudara ibu, yang bersifat alamiah untuk bayinya. ASI yang dihasilkan oleh payudara seorang ibu memiliki kandungan zat gizi yang dibutuhkan yang terformulasikan secara unik di dalam tubuh ibu untuk menjamin proses pertumbuhan dan perkembangan bayi bisa berjalan sesuai dengan tahapan perkembangannya. Selain menyediakan nutrisi lengkap untuk seorang anak, ASI juga memberikan perlindungan pada bayi atas infeksi dan sakit penyakit bayi.

WHO merekomendasikan bagi para ibu untuk mulai menyusui dalam 30 menit – 1 jam setelah persalinan. Jadi para ibu bisa bersiap-siap mulai memijat payudara dan sambil beristirahat ketika selesai persalinan. Ini bagian mempersiapkan ASI untuk si bayi yang baru lahir yang akan mulai menyusui dan mengenal makanan pertamanya. Selain itu berikut ini beberapa rekomendasi WHO terkait pemberian ASI pada anak:

  • Menyusui eksklusif sampai usia 6 bulan.
  • Memberi Makanan pendamping ASI pada bayi setelah berusia 6 bulan.
  • Menyusui ASI sampai usia anak 2 tahun atau lebih

Rekomendasi yang disarankan oleh WHO tentunya sudah di sesuaikan dengan hasil penelitian dan analisa. Yang tentunya akan memberikan manfaat baik bagi ibu dan anaknya.

Manfaat Menyusui dengan ASI bagi Ibu

  • Membantu bonding ibu dan bayi.
  • Mengatur fertilitas/kemungkinan hamil lagi
  • Lebih cepat kembali ke berat badan sebelum hamil
  • Pemulihan rahim paska persalinan lebih cepat
  • Mengurangi resiko osteoporosis, kanker indung telur dan payudara dikemudian hari serta diabetes tipe II
  • Menurunkan tekanan darah yg terjadi pada saat hamil, dalam 2 hari pasca persalinan
  • Biaya yang lebih rendah dibanding pemberian Asupan buatan
  • Lebih mudah saat diajak pergi jauh karena tidak memerlukan persiapan alat-alat susu bayi seperti jika menggunakan susu formula.

 

Manfaat Menyusui dengan ASI bagi Bayi

  • Bayi mendapatkan zat gizi yg lengkap, ASI mudah di cerna dan diserap secara efisien, perlindungan infeksi.
  • ASI sebagai makanan tunggal untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan bayi sampai usia 6 bulan.
  • ASI juga memiliki peran meningkatkan daya tahan tubuh bayi karena kandungan zat pada ASI, sehingga bayi akan jarang terserang penyakit dan melindunginya dari serangan alergi.
  • ASI langsung tersedia
saat bayi membutuhkannya pada suhu yang tepat, dan bayi dapat mengatur jumlah yg dibutuhkannya pada setiap waktu menyusu
  • ASI dapat menurunkan tingkat diare pada bayi yang baru lahir.
  • Pemberian ASI dapat meminimalisir penyakit pada bayi yaitu infeksi dada, dermatitis atopic, asma, obesitas, diabetes tipe I dan II, leukimia pada masa kanak kanak,
sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Dari manfaat ASI tersebut sebaiknya bagi para ibu yang saat ini sedang mengandung mulai mempersiapkan dengan baik ASI pada bagian payudara. Jadi ketika waktu melahirkan ASI sudah keluar dan siap diberikan pada bayi, mengingat pentingnya peran ibu dalam memberikan ASI bagi tumbuh kembang seorang anak yang baru lahir.

Peran asi