Bagian intim pada tubuh sebaiknya tidak luput dari pantauan kita untuk selalu memperhatikan kebersihan pada area tersebut, terutama ketika selesai mengeluarkan kotoran. Jangan abaikan kebersihan organ intim karena bukan tidak mungkin, membersihkan organ intim yang salah bisa menyebabkan timbul jamur seperti keputihan atau bakteri gatal pada area organ intim. Yang lebih parah adalah bahaya kanker serviks, yang timbul pada organ itim dan hingga saat ini belum ditemukan penyebabnya oleh para peneliti.

Bahaya kanker serviks mulai mengancam keberadaannya di kalangan wanita di Indonesia. Depkes menginformasikan pada tahun 2013 sebanyak 0,8% wanita yang menderita kanker serviks di Indonesia. Pengertian kanker seviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari selepitel skuamosa. Sebelum terjadinya kanker serviks ini biasanya akan didahului oleh keadaan yang disebut lesi prakanker atau neoplasia intraepitel serviks (NIS). Sayangnya penderita kanker serviks sebagian besar datang berobat pada stadium lanjut, karena pada stadium awal penyakit ini tidak menimbulkan gejala. Penyakit ini hampir setiap tahunnya menjadi penyebab kematian pada wanita di Indonesia dan seperempat juta jiwa meninggal tiap tahunnya.

Dengan ini mencegah akan lebih baik dengan sedari dini menjaga kebersihan pada organ intim kita dengan cara berikut :

Pertama

Usahakan untuk tetap kering pada daerah kewanitaan dan jangan sampai lembab.

Kedua

Gunakan selalu tisu non perfumed yang kering untuk membersihkan area organ intim setiap kali selesai membersihakannya dengan menggunakan air.

Ketiga

Lakukan pembersihan organ intim dengan menggunakan air hangat dan rebusan dari daun sirih, hal ini untuk menjaga area organ intim agar tidak berbau.

Lakukan pemberihan dengan menggunakan sabun area kewanitaan yang non perfumed dan non alcohol dengan ph 3.5 yang memang sesuai untuk organ intim.

Keempat

Gunakan air bersih saat membersihkan area organ intim, jika terpaksa anda berada pada toilet dengan air yang kotor sebaiknya belilah air mineral dan gunakan untuk membersihkan area organ intim tersebut.

Kelima

Cukurlah bulu-bulu yang tumbuh diarea organ intim sebaiknya 2 minggu sekali dengan menggunakan pisau cukur khusus untuk organ intim anda, jangan bersatu dengan orang lain sekalipun itu suami. Pastikan pisau cukur tidak berkarat dan bersih agar anda tidak terinfeksi bakteri jika terjadi luka pada saat mencukur.

Keenam

Lakukan pengecekan area intim seperti Papsmear untuk mendeteksi gejala dari bahaya timbulnya kanker serviks. Dengan sering melakukan pengecekan maka akan banyak informasi yang didapat mengenai kesehatan area intim anda.

 

Ayo cegah sedini mungkin bahaya kanker serviks dengan memperhatikan kebersihan pada organ intim.