Sebagian besar orang masih menganggap menabung dan investasi adalah hal yang sama karena sama-sama menyisihkan uang. Namun, sebenarnya kedua hal tersebut berbeda. Menabung merupakan kegiatan menyisihkan uang yang dimiliki saat ini agar dapat digunakan kembali di kemudian hari, namun jumlah uang yang diterima di masa depan sama dengan jumlah uang yang ditabung sekarang.

Berbeda dengan menabung, investasi merupakan kegiatan menanam uang yang dimiliki saat ini dengan tujuan akan bertambah nilainya di masa depan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa investasi itu tidak harus selalu berupa uang, lho. Anda juga dapat menginvestasikan uang Anda dalam bentuk emas batangan atau perhiasan emas. Sudah merupakan rahasia umum bahwa harga emas cenderung naik tiap tahunnya. Hal tersebut membuat emas menjadi instrumen investasi yang cukup menjanjikan, terutama untuk jangka panjang.

Mengapa Memilih Berinvestasi Emas?

Emas merupakan asesoris yang diminati oleh wanita, dulu emas berfungsi sebagai asesoris untuk memperindah penampilan. Dulu dan sekarang fungsi emas berbeda karena saat ini wanita cenderung membeli emas sebagai bentuk investasi. Nilai emas yang tidak akan turun dan cenderung tetap menjadi minta orang atau sebagian wanita untuk berinvestasi.

Investasi emas cocok untuk Anda yang memiliki dana lebih, tidak terpakai dalam waktu dekat, dan memiliki keinginan untuk melipatgandakannya dalam beberapa waktu ke depan. Anda dapat membeli emas di saat harga emas sedang turun, lalu menjualnya kembali ketika naik. Namun, dalam dunia investasi emas, penurunan lebih jarang terjadi daripada kenaikan. Jika terjadi pun, hanya sekejap saja dan bakal melambung lagi.

Contoh kasus pada saat terjadi krisis moneter nilai emas cenderung masih stabil dan terjadi kenaikan pada saat inflasi tinggi. Beruntung bagi wanita pintar yang sempat berinvestasi emas di saat krisis moneter melanda Indonesia, dan ini menjadi banyak pemikiran wanita untuk minat atau melakukan investasi di emas.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Berinvestasi Emas

Melakukan Riset

Investasi emas memang tidak sulit, namun juga tidak mudah. Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum mulai berinvestasi adalah riset, riset, dan riset. Maksudnya, kenalilah investasi emas secara lebih mendalam, pelajari terminologi, konteks, dan sumber-sumber yang bisa Anda akses untuk menilik dinamika investasi emas.

Melakukan Consultasi Dengan Pakar Investasi

Anda juga bisa mencari konsultan dan perusahaan yang berpengalaman dalam berinvestasi emas. Anda bisa membeli emas dari mereka, pelajari bagaimana cara memonitor, kapan naiknya, kapan turunnya. Mungkin terdengar klise, namun menurut Indra hal ini memang jalan paling cepat bagi Anda yang ingin belajar investasi. Ia menganjurkan bahwa kita belajar perlahan-lahan, dan tanpa disadari akan semakin mudah jika kita sudah mengerti.

Waktu Yang Tepat Untuk Memulai Berinvestasi

Pastikan uang yang Anda sisihkan untuk investasi tidak Anda pakai dalam waktu dekat. Selain harus komit terhadap investasi, Anda tetap harus memperhatikan kebutuhan primer Anda. Tidak ada waktu yang paling pas untuk melakukan investasi terhadap emas. Waktu yang paling cocok adalah sekarang. Mulailah membuat rencana jangka panjang dari sekarang. Pertimbangkan segala pengeluaran dan pendapatan Anda sekarang ini, untuk mendapatkan hasil yang optimal di kemudian hari dari berinvestasi emas.

Memastiakn Tempat Emas Yang Anda Beli Tersertifikasi

Pastikan emas yang Anda beli juga memiliki sertifikat resmi dari perusahaan mitra investasi investasi emas Anda. Jika partner Anda tidak bisa memberikan sertifikat resmi, lebih baik Anda berpikir ulang untuk membelinya karena keabsahan emas tersebut diragukan.

Simpan Emas Di Tempat Penyimpanan Emas

Tentunya banyak alasan mengapa para wanita berminat dan memilih investasi di emas selain beberapa alasan yang telah dikemukakan. Resiko yang ditawarkan dari berinvestasi emas sangat sedikit dan cenderung tidak ada resiko sama sekali. Namun bukan berarti tidak ada resiko dalam setiap investasi yang dilakukan, resiko dalam investasi emas tentunya ada dan kecil kemungkinannya yaitu resiko kemalingan atau kehilangan emas itu sendiri. Saran saya agar lebih aman sebaiknya emas-emas tersebut di simpan di penyimpanan emas yang menyediakan safety box, dan biasanya penyewaan sekitar Rp. 300.000 – Rp. 1.000.000 pertahun tergantung banyaknya emas yang dititipkan.

Memperhatikan Tren dan Prediksi Investasi Emas

Tren pertama yang selalu hadir dalam investasi emas adalah naik turun yang cepat, namun kenaikan yang stabil dalam jangka panjang. Beberapa tahun ke depan biasanya nilai emas akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Contohnya selama tiga setengah tahun terakhir harga emas stabil dan tidak berubah. Diperkirakan harga emas telah mengalami kenaikan sekitar Rp460.000 hingga Rp520.000 per gram untuk beberapa waktu kedepan.