Memiliki ASI yang banyak tentu harapan bagi semua para ibu yang sedang menyusui, seringkali ditengah perjalanan target menyusui 2 tahun tidak tercapai. Selain didukung oleh asupan yang bisa meningkatkan ASI, ternyata para ibu juga perlu memanfaatkan tehnik pijat laktasi.

Apa itu pijat laktasi?

Dikutip dari www.popmama.com, pengertian pijat laktasi adalah salah satu teknik yang bisa dilakukan ibu baru melahirkan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan payudara. Salah satunya adalah membantu melancarkan produksi ASI. Teknik pijat laktasi juga sering dilakukan saat terasa ada sumbatan pada puting, yang diakibatkan oleh tidak lancarnya aliran ASI di payudara.

Pijat laktasi ternyata tidak hanya memiliki manfaat melancarkan ASI dan memperbanyak pengeluaran ASI, tetapi pijat laktasi membantu mengurangi bengkak pada payudara akibat ASI yang belum keluar.

Nah berikut ini tujuan atau manfaat dari pijat laktasi:

  1. Manfaat pertama dari pijat laktasi adalah meningkatkan Produksi ASI yang keluar dari payudara ibu saat proses menyusui si bayi.
  2. Saat menyusui ibu kerap mengalami bengkak di payudara, pijat laktasi juga bisa dilakukan untuk membantu mengurangi bengkak tersebut.
  3. Pijat laktasi dapat membuat peredaran darah menjadi lancar di tubuh ibu yang menyusui.
  4. Jika saat menyusui terasa keras maka bisa dilakukan pencegahan sumbatan ASI dengan pijat laktasi.
  5. Melakukan pijat laktasi dapat membuat ibu yang menyusui menjadi rileks, sehingga badan dan pikiran akan terasa ringan serta fresh.

Setelah mengetahui manfaat dari melakukan pijatan laktasi saatnya meempraktekan pijat laktasi. Namun para ibu perlu tahu jika pijat laktasi bisa dilakukan oleh terapis, partner seperti suami atau teman, dan bisa dilakukan sendiri. Tentu sesuaikan dengan kemampuan para ibu, akan lebih menyenangkan bagi say ajika bisa dilakukan bersama partner seperti suami. Jadi suami bisa mengetahui manfaat dari pijat laktasi bagi istrinya ini.

Selain itu sebelum melakukan pijatan laktasi, Anda perlu memperhatikan hal berikut ini:

  • Tidak menggunakan instrument
  • Lepaskan aksesoris dan perhiasan
  • Gunting Kuku
  • Cuci tangan
  • Tangan dan jari jari fleksibel
  • Siapkan minyak zaitun untuk melakukan pijatan yg lembut

Dalam melakukan pijatan laktasi ada dua posisi yang dianjurkan yaitu posisi duduk dan tengkurap. Namun untuk posisi tengkurap tidak di sarankan bagi Anda yang melahirkan dengan proses persalinan sesar. Untuk melakukan pijat laktasi, pastikan kondisi ibu sehat dan rileks. Setidaknya sediakan waktu santai 15 menit sebelum melakukan pijatan laktasi. Akan lebih baik pula jika pijatan laktasi dilakukan sebelum waktunya menyusui atau memerah ASI. Agar saat proses menyusui menjadi lebih segar dan menghasilkan ASI yang banyak.

Perlu diketahui dalam melakukan pijatan laktasi tidak hanya dilakukan di area payudara ibu yang menyusui tetapi dapat dilakukan pada 7 titik tubuh. Berikut ini 7 titik tubuh yang dapat dilakukan pijatan laktasi dan cara mempraktekannya.

Telapak kaki

  1. Lakukan pijatan menggunakan ibu jari secara bergantian dari arah tumit ke arak jari kaki.
  2. Lakukan gerakan memutar menggunakan ibu jari dan telunjuk dari pangkal jari sampai ke ujung jari lalu tekan ujung jari lakukan gerakan ini untuk setiap jari kaki.

Punggung kaki

  1. Lakukan pijatan di punggung kaki menggunakan ibu jari dari arah pergelangan kaki ke arah jari kaki.

Punggung badan

  1. Pijat oksitosin: 1). Gunakan ibu jari, 2). Posisikan di sisi kanan dan kiri tulang belakang, 3). Lakukan gerakan memutar pada satu titik, 4). Kemudian pindahkan ibu jarinya ke bawah titik sebelumnya dan seterusnya, 5). Batasannya (Tarik satu garis dari depan dibawah payudara ke kelakang) ini titik batas dilakukan pijatan.
  2. Titik laktasi ada di bagian bawah ketiak, titik ini jika di tekan sangat sensitive. Cukup dengan 1 kali tekanan lembut.

Pergelangan tangan

  1. Lakukan pijatan menggunakan ibu jari bergantian dari arah pergelangan ke arah jari tangan.
  2. Lakukan gerakan memutar menggunakan ibu jari dan telunjuk dari pangkal jari sampai ujung jari. Tekan pada ujung jari bagian dalam (sisi dibalik kuku).

Kepala

  1. Pada bagian kening lakukan pijatan dengan cara tekan tekan dari bagian alis sampai puncak kepala.

Wajah

  1. Menggunakan ujung ibu jari atau jari telunjuk, lakukan pijatan dari tengah dahi ke arah pelipis ulang sebanyak 5 kali.
  2. Menggunakan jari telunjuk dan jari tengah, lakukan pijatan diantara alis dari ujung alis salam ke ujung alis luar.
  3. Menggunakan jari telunjuk kiri dan kanan, tekan dari pangkal hidung sampai ujung hidung.
  4. Menggunakan jari telunjuk dan jari tengah, lalu usap pipi dari hidung ke arah telinga.
  5. Menggunakan ibu jari dan telunjuk, lakukan pijatan dari arah dagu ke arah telinga
  6. Dilakukan pijatan bersamaan kiri dan kanan dengan cara yang sama seperti tersebut diatas.

Payudara

  1. Posisikan kedua telapak tangan seperti digambar, lakukan gerakan memutar sebanyak 5 kali.
  2. Topang payudara dengan 1 tangan. Tangan yang lain melakukan gerakan memutar dari pangkal payudara ke arah putting.
  3. Titik laktasi menggunakan ibu jari, ukur 1 ruas jari dari pangkal puting ke arah sisi luar payudara.
  4. Pijatan dilakukan dengan jari telunjuk dengan melakukan gerakan memutar dititik tersebut sebanyak 2 kali lalu tekan lembut 1 kali.
  5. Titik laktasi menggunakan 6 jari ukur dari pangkal putting ke arah leher pijatan dilakukan dengan jari telunjuk dengan melakukan gerakan memutar dititik tersebut sebanyak 2 kali lalu tekan lembut 1 kali.

Setelah melakukan pijat laktasi ini, ASI biasanya akan keluar lebih banyak dan lancar. Segera perah ASI atau bersihkan payudara dari sisa minyak sebelum menyusui si Kecil. Selamat mencoba,