jembatan

Musim hujan tiba tentunya banyak persiapan yang harus dibawa dengan memperhatikan pepatah “Sedia Payung Sebelum Hujan”. Dari mulai payung bagi pejalan kaki, kemudian sandal jepit dan jas hujan bagi pengguna sepeda motor atau sepatu booth. Semua disiapkan tentunya sebagai cara untuk tetap bisa beraktifitas disaat hujan.

Kemudian yang perlu menjadi kritisi disini adalah licinya jembatan penyebrangan yang menyambung dengan selter busway saat hujan yang ada di Dukuh Atas kawasan elit Jalan Sudirman. Ini menjadi perhatian seharusnya bagi pemerintah daerah kota DKI Jakarta untuk memperbaiki jembatan penyebrangan yang terhubung dengan selter busway. Jembatan sebagai sarana yang paling sering dilalui oleh masyarakat seharusnya dibangun dengan memperhatikan tingkat keselamatan bagi penggunanya. Penggunaan jembatan yang beralaskan besi dan gerigi penahan pada jembatan yang sudah mulai pudar menjadikan jembatan licin dan harus berhati-hati. Selain itu bagian atap jembatan yang sudah mulai bocor dan kadang tampias saat hujan, jadi bagi para pejalan kaki harus tetap menggunakan paying saat hujan menggunakan jembatan tersebut.

jembatan penyeberangan

Perhatikan capture gambar yang sempat diambil dari website saya sebelumnya di sisiwanita.com jembatan penyebrangan yang terhubung dengan selter busway di daerah Sudirman saat hujan.

Pertama kondisi alas tempat kaki berjalan yang terbuat dari stenlies steel yang sudah mulai memudar pada gergi jalannya, dan kini menjadikan alas licin saat hujan datang.

Kedua kondisi jembatan yang basah karena siraman hujan dan kanopi pada jembatan yang bocor dibeberapa titik dan menua. Saat kita melewati jembatan penyebrangan pada saat hujan sebaiknya tetap menggunakan payung.

Waspada untuk berhati-hati saat berjalan sambil berpegangan pagar pengaman jembatan dan disertai penggunaan payung karena air hujan akan masuk ke jembatan penyebrangan. Jadi kalau anda berharap akan terlindungi dari hujan saat berteduh dijembatan penyebrangan salah sekali, karena bisa dilihat saat hujan orang menyebarang tetap menggunakan payung dan itu hanya ada di Jakarta. Kondisi ini sangat harus diperhatikan terutama bagi pengguna yang sedang hamil atau sambil menggendong anak.

Namun berbeda perhatian untuk jembatan khusus pengguna Busway yang menghubungkan selter busway Dukuh Atas 2 dan Dukuh Atas 1 sudah mengalami renovasi yang bagus dan layak bagi pengguna selter busway. Tetapi harusnya perbaikan jembatan penyebrangan Dukuh Atas 2 juga menjadi perhatian pemerintah karena sebagai salah satu fasilitas umum yang dibutuhkan oleh masyarakat yang harus berlalu lalang menggunakan jembatan tersebut setiap hari.

Semoga menjadi perhatian bagi para pemerintah daerah Kota DKI Jakarta.

Jembatan