1140 women walking prevent stroke.imgcache.rev813f6c77ab7c41610132d39f2346919b

Jalan kaki memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Terkadang banyak orang yang enggan melakukannya dan memilih naik kendaraan meski lokasi tujuan cukup dekat.

Orang-orang tipe seperti ini disebut memiliki pola hidup sedentari, yakni cara hidup seseorang yang kurang aktif bergerak atau minim aktivitas. Pola hidup ini bisanya mengarah kepada para pekerja kantoran yang sepanjang harinya dihabiskan dengan duduk di balik meja kerja.

Gaya hidup sedentari menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Banyak dari mereka yang menderita obesitas, diabetes hingga penyakit jantung dan stroke lantaran cenderung bermalas-malasan. Apalagi jika gemar mengonsumsi makanan instan dan cepat saji, alias junkfood.

Daripada terus-menerus terjerembab dengan jiwa malas bergerak yang berujung mengkhawatirkan, lebih baik bangkit dan berubah lah mulai dari sekarang.

Tak perlu gundah. Anda hanya perlu berjalan kaki dengan rutin setiap hari setidaknya selama 30 menit. Banyak manfaat yang bisa dipetik dari jalan kaki.

Berikut manfaat yang dapat diperoleh dari berjalan kaki.

Manfaat Berjalan Kaki: Menurunkan Berat Badan

Bagi yang ingin menjalani program diet atau menurunkan berat badan, sepertinya Anda perlu memetik manfaat dari berjalan kaki karena ini adalah pilihan termudah untuk dilakukan. Berjalan kaki termasuk dalam golongan olahraga yang dapat memperbaiki respons tubuh terhadap hormon insulin.

Hormon tersebut bertugas mengatur metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat mengurangi jumlah lemak pada tubuh.

Tentunya Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam demi melakukan sedot lemak atau mengikuti membership gym jika dengan berjalan kaki saja dapat membantu membakar kalori dan lemak yang membandel. Namun, itu semua tergantung pada beberapa faktor, misalnya kecepatan berjalan, hingga jarak yang ditempuh dan medan yang dilalui.

Sebagai pemula, sebaiknya mencoba berjalan kaki selama 15 menit setiap hari dengan jarak sedang. Kemudian secara bertahap, Anda bisa meningkatkan durasi dan jarak tempuhnya. Kalau bisa, carilah medan yang lebih menantang seperti jalan menanjak atau perbukitan.

Manfaat Jalan Kaki: Menjaga Kesehatan Jantung

Berjalan kaki setidaknya 30 menit per hari secara rutin, atau lima hari dalam seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner hingga 19 persen.

Hal itu berhubungan dengan kebugaran kardiorespirasi yang berkaitan terhadap tekanan darah dan kesehatan jantung. Semakin rutin berjalan kaki, semakin tinggi pula tingkat kebugaran kardiorespirasinya.

Manfaat Jalan Kaki: Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Manfaat jalan kaki setiap hari dipercaya bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke hingga 20-40 persen. Selain itu, penelitian lain juga mengungkapkan berjalan kaki selama 30 menit sehari akan memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah.

Bukan hanya stroke dan penyakit jantung, manfaat jalan kaki juga berguna untuk menurunkan diabetes tipe dua hingga 30 persen. Dengan berjalan kaki, Anda bisa membuat otot bekerja lebih sehingga kemampuannya untuk menyerap glukosa semakin meningkat.

Manfaat Jalan Kaki: Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Salah satu kebiasaan buruk tetapi kerap dilakukan banyak orang adalah tidak melakukan aktivitas apa pun setelah mengonsumsi makan-makanan berat. Mereka kebanyakan hanya berdiam diri selepas makan, padahal itu berisiko menganggu kinerja sistem pencernaan Anda.

Supaya saluran pencernaan bekerja dengan maksimal, Anda hanya perlu berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit. Manfaat berjalan kaki setelah makan juga bertujuan menjaga kadar gula tetap stabil.

Manfaat Jalan Kaki: Mengurasi Risiko Diabetes dan Osteoporosis

Gaya hidup pasif atau kurang banyak bergerak bisa menambahkan pertumbuhan eksponensial dari salah satu penyakit kronis, yakni diabetes. Kendati demikian, para ahli telah merekomendasikan setiap orang agar dapat rutin berjalan kaki sebanyak lima ribu langkah sehari sebagai langkah pencegahan ataupun pengelolaan dari diabetes tipe 2.

Selain bermanfaat dalam mengontrol gula darah dan mencegah diabetes, kebiasaan berjalan kaki setiap hari juga dapat membantu memperkuat tulang sehingga akan mampu mengurangi risiko osteoporosis, radang sendi dan masalah sejenis terkait kesehatan tulang.

Malas berolahraga karena Anda memang tidak terbiasa melakukannya, karena mungkin berbagai kesibukan aktifitas setiap harinnya. Tapi bagaimana dengan menyempatkan tubuh berolahraga ringan 30 menit sehari untuk berjalan kaki. Olahraga jalan kaki memberikan berbeda-beda keuntungan untuk kesehatan badan Anda.

Mudahnya misalnya Anda mengubah cara untuk kekantor yang biasanya dengan kendaraan pribadi menjadi menggunakan moda transportasi. Kemudian Anda bisa berjalan kaki untuk mencapai moda transportasi yang dituju untuk kekantort. Namun saya yakin beberapa dari Anda mungkin banyak yang enggan melakukannya dan memilih naik kendaraan meski lokasi tujuan cukup dekat.

Orang-orang tipe seperti ini memang kurang aktif bergerak atau malas untuk melakukan olahraga. Pola hidup ini biasanya banyak terkadi kepada mereka para pekerja kantoran yang sepanjang harinya dihabiskan dengan duduk di balik meja kerja.

Gaya kehidupan malas berolahraga ini menyebabkan mereka mudah untuk terserang penyakit yang mengakibatkan pada angka kematian tinggi di dunia. Seperti banyak dari mereka yang menderita obesitas, diabetes hingga penyakit jantung lantaran malas bergerak atau berolahraga. Ditambah lagi mereka yang malas beraktifitas olehraga gemar mengkonsumsi makanan instan dan cepat saji seperti junk food.

Maka sedari sekarang Anda harus sudah mulai berfikir untuk berinvestasi kesehatan dengan menghilangkan rasa malas berolahraga, dan memulai kebiasaan baru untuk berolahraga ringan secara rutin seperti berjalan kaki. Akan banyak keuntungan yang didapat dari rutin berjalan kaki 30 menit setiap hari:

Olahraga berjalan kaki memiliki manfaat menurunkan berat badan

Untuk yang kepingin menjalani kegiatan diet atau menurunkan berat badan, sepertinya Anda hanya perlu melakukan aktifitas berjalan kaki ringan selama 30 menit. Berjalan kaki termasuk dalam golongan olahraga yang bisa memperbaiki respons badan terhadap hormon insulin.

Hormon tersebut bertugas menggolongkan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang mampu mengurangi jumlah lemak yang ada ditubuh manusia. Jadi mulalilah berjalan kaki santai secara rutin untuk bisa menurunkan berat badan.

Tentunya Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menjadi kurus dengan cara yang ekstrim dan instan seperti sedot lemak, jika dengan berjalan kaki secara rutin saja bisa membantu membakar kalori dan lemak yang membandel di tubuh Anda.

Sebagai pemula, sebaiknya mencoba berjalan santai kurang lebih 15 menit tiap hari dengan jarak sedang. Kemudian secara berangsur-angsu, Anda mampu menaikkan durasi dan jarak tempuhnya. Cobalah ganti track jalan kaki Anda seperti mencari medan yang lebih menantang seperti jalan menanjak atau perbukitan.

Jalan santai dapat menjaga kesehatan jantung

Berjalan santai selama 30 menit per hari secara rutin, ataupun lima hari dalam seminggu mampu meminimalisir terkena penyakit jantung coroner.

Namun kondisi itu berhubungan dengan kebugaran kardiorespirasi yang berkaitan terhadap tekanan darah dan kesehatan jantung. Semakin rutin berjalan kaki, semakin tinggi pula tingkat kesehatan jantungn ditubuh Anda.

Berjalan kaki santai meminimalisir penyakit kronis

Keuntungan jalan santai tiap hari dipercaya mampu  menurunkan tekanan darah dan mengurangi akibat penyakit kronis hingga 20-40 persen. Selain itu, penelitian lain juga mengungkapkan berjalan kaki secara rutin selama 30 menit sehari akan beresiko 30 persen lebih rendah terserang penyakit seperti jantung dan penyakit kronis lainnya yang berkaitan dengan jantung.

Keuntungan lainnya dari berjalan kaki selama 30 menit adalah Anda dapat membuat otot bekerja lebih oleh karena dan kemampuannya untuk menyerap glukosa terus meningkat.

Berjalan kaki santai selama 30 menit  melindungi kesehatan saluran pencernaan

Salah satu kebiasaan buruk tetapi kerap dilakukan banyak orang ialah tidak melakukan aktifitas apa pun setelah seharian mengonsumsi makan-makanan berat. Kebanyakan dari Anda hanya berdiam diri selepas makan atau hanya duduk sambil bermain gadget, padahal itu berisiko menganggu kinerja sistem pencernaan pada tubuh.

Supaya saluran pencernaan bekerja secara maksimal, mudahnya Anda hanya perlu menyempatkan waktu untuk berjalan kaki santai selama 30 menit. Keuntungan berjalan santai sesudah seharian mengkonsumsikan makanan juga bertujuan melindungi kadar gula tetap stabil dalam tubuh.

Manfaat terakhir berjalan kaki santai mengurasi risiko diabetes & osteoporosis

Gaya hidup pasif atau kurang banyak bergerak yang banyak tanpa sadar oleh masyarakat saat ini dapat menambah pertumbuhan eksponensial dari salah satu penyakit kronis, yakni seperti diabetes dan jantung. Kendati demikian, pencegahan ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki santai secara teratur selama 30 menit untuk menghindari dari penyakit gula tipe 2.

Selain bermanfaat dalam mengontrol gula darah dan mencegah diabetes, kebiasaan berjalan santai tiap hari juga mampu memperkuat tulang oleh karena itu akan bisa menurunkan akibat osteoporosis, radang sendi dan masalah sejenis terkait kesehatan tulang.