kpr

Tips memilih cicilan KPR sperti apa yang cocok untuk Anda?

Ada banyak pilihan mulai dari segi pembayaran, jangka waktu, dan aspek lain. Jika Anda ingin membeli sebuah rumah dalam waktu dekat dengan system KPR, maka diperlukan melakukan pengecekkan terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang harus dipertimbangkan.

Seperti yang tentunya Anda ketahui jika memiliki impian akan rumah idaman yang harganya terus merangkak naik, menuntut Anda untuk pintar berhitung bila ingin segera memilikinya tanpa mengganggu keperluan lain.

Anda pun juga tidak mengontrak rumah selamanya karena harus mengalokasikan anggaran bulanan ataupun tahunan. Ditambah lagi, mengontrak rumah dibatasi oleh periode waktu tertentu. Pastimya akan lebih menyenangkan jika pembayaran setiap bulannya dialokasikan untuk membayar rumah yang sudah dibeli dengan cara KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Masalahnya saat pengajuan KPR tidaklah mudah karena berbagai syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh Anda. Belum lagi bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya dan pokok yang dipinjam dari bank pemberi KPR. Maka Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih cicilan KPR yang cocok.

Berikut ini tips memih cicilan KPR sesuai dengan kemampuan keuangan Anda

Melihat spesifikasi rumah yang akan dibeli

Apalah arti rumah besar, punya halaman luas, di dalam kota dan strategis kalau harus mencekik leher sendiri. Sebaiknya bijaklah dalam memilih tipe rumah yang akan dibeli. Karena keuangan yang Anda miliki tidak hanya dialokasikan untuk mencicil anggaran KPR tiap bulan, tetapi juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga jika sudah berumah tangga.

Rumah yang lokasinya ada di pinggir kota juga tidak buruk asalkan Anda bisa mengatur keuangan dengan sehat. Kedepannya jika Anda memiliki rezeki bisa mempercantik rumah dengan membuat tingkat, membeli tanah di sebelah rumah, ataupun menjual rumah yang telah dibeli dan membeli rumah idaman sesuai dengan perhitungan dan rezeki yang didapatkan.

Membuat simulasi perhitungan cicilan setiap bulannya

Ketika mengajukan KPR ke Bank maupun lembaga keuangan lain, banyak sekali paket KPR yang akan ditawarkan ke Anda. Namun kmenghitung kemampuan finansial membayara cicilan KPR sangat berpengaruh pada periode waktu cicilan dan bunga pinjaman.

Jika Anda masih muda penyedia KPR biasanya akan memberi tenor cicilan lebih lama hingga 20 tahun. Jadi sangat penting untuk menghitung simulasi KPR dan memahami berapa cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Ingatlah selama Anda selalu disiplin dalam melakukan pembayaran cicilan KPR maka penilaian Anda sebagai nasabah akan baik. Karena peringatan akibat tunggakan dapat berakibat fatat, seperti akan adanya penyitaan rumah oleh lembaga pemberi pinjaman KPR.

Pertimbangkan dengan melakukan compare pada kondisi keuangan keluarga

kpr 2

Ketika mengajukan KPR, jangan sampai mengeluarkan 1/3 gaji untuk membayar cicilan bila tidak punya penghasilan tambahan seraya berwiraswasta. Kondisi ini sangat tidak sehat mengingat keadaan darurat dapat terjadi sewaktu-waktu. Lebih baik tunda pengajuan bila masih memiliki hutang lain diluar KPR dan lunasi terlebih dahulu hutang tersebut sebelum mengambil KPR. Anda masih punya waktu selama menyisihkan sebagian uang untul membayar uang muka pembiayaan KPR. Karena itulah perencanaan matang sangat berguna agar Anda tidak terbelit hutang sana-sini.

Melakukan pengecekkan suku bunga yang ditawarkan bank pemberi KPR

Setiap bank atau lembaga keuangan memperlihatkan suku bunga KPR berbeda-beda yang berkisar antara 8% – 12%.

Tak perlu binggung, mengingat perbedaan ini masih mengacu pada suku bunga yang ditentukan oleh BI.

Bila tidak cermat, Anda berisiko menumpuk beban bunga KPR. Bila kondisi ini menurut Anda tidak sejalan keadaan keuangan, beban pengeluaran pun sebagai tersendat. Sesuai denganpepatah ‘besar pasak mulai dari pada tiang’ dan jauhi diri dari hal ini!

Mempertimbangkan tenor cicilan KPR yang akan di ambil

Satu hal yang menjadi pertimbangan dalam tips memilih cicilan KPR artinya jangka waktu pelunasan maupun tenor. Cicilan KPR dengan tenor yang panjang, biasanya membebankan cicilan yang tidak begitu besar. Cocok untuk Anda yang mempunyai penghasilan matang maupun bekerja lama di satu industri.

Sementara itu, KPR dengan tenor pendek (kurang dari 10 tahun) lebih cocok bagi mereka yang aktif dan memang memiliki usaha lain selain sebagai pekerja kantoran, atau sudah berada di level manajerial di sebuah industry atau perusahaan. Contohnya untuk level manajerial adalah seorang supervisor, manager, atau general manager yang pastinya sering berpindah industri atau perusahaan dan ditugaskan hingga ke luar kota bahkan luar negeri. Jangka waktu pelunasan yang pendek membuat Anda tentunya leluasa sewaktu-waktu menjual rumah kalau harus pindah ke luar kotar karena keperluan  .

Namun, KPR dengan tenor pendek umumnya membebankan Anda dengan cinilai cicilan yang lebih tinggi setiap bulannya.Sehingga bila penghasilan masih terbilang pas-pasan, lebih baik lupakan pilihan KPR   tenor pendek.

Sebelum memutuskan model KPR, alangkah baiknya menggali banyak informasi terlebih dalam dahulu. Bagaimanapun, informasi yang lengkap dan detail dapat membantu memilih cicilan KPR secara tepat.