gajian 1 FILEminimizer

 

Baru gajian tau-tau uang gajian Anda sudah mau habis, padahal belum akhir bulan.

Seringkali tanpa terasa gaji yang Anda dapatkan sebulan sekali lenyap tidak bersisa. Bahkan belum menerima gaji berikutnya sudah mulai ketakutan karena sisa gajian sebelumnya sudah menipis. Nah barulah sadar, kemana perginya uang gajian Anda donk?

Jangankan untuk menabung, anggaran pertengahan bulan saja harus dipikirkan super irit supaya cukup, karena sisa gaji tinggal sedikit. Apakah ini karena uang gaji kita tidak cukup, atau ada kebiasaan yang tanpa disadari sudah mengambil sebagian besar uang gaji sehingga cashflow Anda menjadi terhambat

Tentu Anda berfikir dengan kebiasaan-kebiasaan yang menjadi penyebab gajian menghilang sebelum waktunya sehingga Anda sulit susah menyisihkannya uang untuk menabung bahkan hidup normal sampai akhir bulan.

Cobalah untuk periksa satu persatu kebiasaan-kebiasaan yang Anda lakukan setelah gajian seperti dibawah ini yang sebenarnya membuat gajian Anda hilang.

Membelanjakan Uang Karena Ambisi

Tanggal muda setelah gajian Anda seperti merasa memiliki uang yang bisa dipergunakans secara bebas. Ingin beli ini itu  saja karena ada uang cash milik sendiri yang di belanjakan tanpa larangan siapapun. Apalagi ada diskon, wah tambah-tambah tidak meninggalkan kesempatan untuk belanja!

Perlu Anda perhatikan hasrat seperti ini, karena seringkali membutakan Anda untuk membedakan mana yang keinginan dan mana yang ambisi. Akhirnya   kalau belanja yang hanya berdasarkan keinginan saja   masuk ke dalam faktor terbesar kenapa uang gajian cepat habis.

Sebenarnya, belanja selama apa yang Anda inginkan itu boleh-boleh saja, asalkan disesuaikan dengan kondisi kemampuan finansial Anda. Selain itu, Anda juga harus mempunyai saving money khusus   untuk menyisihkan penghasilan Anda dan akhirnya tidak bisa digunakan untuk berbelanja apapun yang Anda inginkan itu. Dengan belanja tidak mengganggu alokasi dana darurat, investasi maupun tabungan  .

Belanja Karena Murah & Ada Diskon

Kebiasaan membeli barang-barang murah dan diskon menjadi salahsatu factor yang kebiasan uang gajian Anda cepat habis. Jangan salah paham dulu barang murah yang menjadikan lebih boros disini ialah barang-barang yang berharga murah tetapi secara kualitas kurang. Anda membelinya hanya karena barangnya lebih murah di bandingkan dengan barang lain walaupun secara kualitas memang jauh lebih bagus.

Kenapa ini sebagai salah satu penyebab keborosan yang bikin gajian cepat habis?

Karena biasanya jika Anda membeli barang-barang murah yang dari segi kualitas kurang, maka waktu penggunaannya pun tidak akan lama. Biasanya barang akan mudah rusak dan menjadi jelek.

Sebaiknya Anda mulai berpikir kembali Andaikata hendak membeli barang hanya karena harganya murah. Apakah hal tersebut akan membikin Anda memang lebih hemat atukah sebaliknya.

gajian FILEminimizer

Membayar Cicilan Online

Nah jangan berbangga hati memiliki kartu kredit dan bisa berbelanja secara online atau kemudahan menggunakan pinajaman online. Perlu Anda ketahui kini pinjaman maupun cicilan online semakin mudah di akses. Hanya bermodalkan smartphone, kuota dan ktp Anda   mampu  memperoleh barang yang diinginkan dengan mencicil atau bayar nanti (paylater). Itu sebabnya banyak individu berbondong-bondong menggunakan fitur menarik ini.

Tapi bagi sebagian orang yang belum mempunyai kontrol diri yang cukup dalam hal berbelanja online inilah ternyata yang menjadikan gajian terasa cepat menipis, yakni karena harus membayar cicilan online atau paylater. Coba pikirkan setiap awal bulan dapat transferan tapi beberapa menit kemudian Anda harus mentransfer kembali sejumlah tagihan.

Jika Anda memiliki tanggungan cicilan dalam bentuk online dan offline sebaiknya memiliki batas maksimal yakni 30% dari gaji. Karena jika lebih itu, artinya gaji yang di terima tiap bulannya hanya 70% saja. Padahal rata-rata pengeluaran rutin bulanan berkisar 50% gaji dan sisanya seharusnya dapat di alokasikan sebagai dana darurat, tabungan, maupun investasi.

Namun berbeda ceritanya jika cicilan kita lebih dari 30% itu artinya Anda harus mensabotase dana darurat dari tabungan maka keuangan financial Anda gawat jika hingga harus mengganggu alokasi dana   rutin bulana Anda.

Terlalu Sering Menghabiskan Uang di Luar

Nah yang sering terjadi adalah Anda memilih barang yang lebih mahal dan menghabiskan budget yang cukup besar. Bayangkan saja jika setiap hari Anda makan diluar dan sekali menghabsikan makan siang senilai Rp.50.000, belum lagi sarapan dan makan malam. Sebelum gajian selanjutnya, ternyata dompet telah menipis, dan akhirnya menjelang akhir puasa dan menahan diri.

Sebenarnya Anda bisa menghabsikan uang dengan cukup hemat seperti masak dirumah, manfaatnya tentu menyehatkan badan. Ataupun jika Anda tidak sempat, belilah lauk nasi di warteg yang bersih namun harganya terjangkau. Selain itu belilah sekalian untuk Anda makan pagi dan siang agar bisa berhemat.

Namun Anda berhak untuk tetap mengatur uang membeli laukan diluar jika tidak sempat memasak. Hal ini supaya menjelang akhir bulan Anda tidak harus puasa. Maka alokasinya perlu di atur dan Anda mampu  memasak sendiri ataupun membeli lauk seperti yang telah di jelaskan sebelumnya.

Menghabiskan Uang Untuk Sekedar Minum Kopi

Sedang tren minuman ice coffee saat membuat gaya hidup Anda menjadi konsumtif, dimana yang sebentar-bentar minum kopi di store terbaru. Atau mungkin membeli secangkir kopi sudah kebutuhan harian Anda dalam beraktifitas, hingga ada istilah no brown no work.

Tetapi tahukah Anda tanpa sadar Anda menghabiskan begitu banyak anggaran setiap bulannya hanya untuk minum kopi. Padahal Andaikata Anda membikin kopi sendiri di rumah bisa lebih hemat dibanding harus membeli kopi diluar. Bahkan jikalau Anda berinvestasi dengan membeli peralatan kopi sendiri, Anda tetap lebih hemat.

Bukan berarti Anda di larang untuk membeli kopi kekinian di luar, Anda masih bisa membelinya dengan mulai mengalokasikan dana membeli kopi dengan jumlah tertentu. Dengan begitu hal ini tidak akan mengganggu cash flow keuangan Anda.

Kurang Mengontrol Hobi

Tanpa di sadari hobi Anda juga dapat menjadikan gajian cepat habis. Misalnya hobi ganti gadget, tiap ada seri terbaru selalu kepingin ganti, rasa-rasanya   ketinggalan zaman jika punya gadget yang belum terupdate. Padahal penggantian gadget ini tanpa sadar mempengaruhi keuangan Anda.

Ini juga masih ada kaitannya dengan pinjaman online, karena gadget bisa Anda beli dengan cara mencicil.

Contoh lainnya adala hobi beli make up, padahal lipstick banyak, warnanya juga tidak jauh berbeda bahkan ada yang sama tapi tetap saja membeli lagi.

Maupun yang hobi  reparasi kendaraan locomotif atau kendaraan beroda kesayangannya, padahal udah di renovasi bulan lalu dan catnya masih bagus onderdilnya masih bagus tapi tetap saja ingin ganti dengan model terbaru.

Nah inilah yang   gajian Anda cepat habis sebelum waktunya. Anda kurang dapat mengontrol alokasi yang tepat untuk menyalurkan hobi-hobi ini. Sebenarnya hobi-hobi lainnya juga sama saja kalau tidak dapat control, akan membuat gajian Anda cepat habis jikalau tidak dikontrol.

Oleh karena itu, sisihkan sebagian gaji supaya Anda tetap mampu  menyalurkan hobi dan jangan lupa buat akun terpisah ibarat halnya tabungan untuk traveling.

Inilah kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari membuat gaji Anda cepat habis sebelum menerima gaji berikutnya dan akhirnya kesulitan  menabung dan berinvestasi. Dengan mengetahui penyebab gajian kita cepat habis,  lebih mampu  mengindentifikasi kebiasaan buruk, lebih sadar dalam mengeluarkan uang dan rancangan pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi.