mindset1

Beberapa orang tentu pernah mengalami kegagalan dan menyerah dengan cepat pada usaha yang dibangunnya. Mungkin salah satunya Anda juga pernah merasakan pahitnya gagal dalam menjalankan usaha. Dalam hati tentu penuh emosi dan menganggap diri kalah, sehingga kembali menjalankan kehidupan seperti biasanya.

Memang untuk membangun sebuah usaha tidak semudah seperti yang seringkali di ucapkan oleh para motivator. Banyak jalan terjal yang akan mengganggu keteguhan hati Anda dalam membangun dan memulai usaha. Mungkin beberapa dari Anda dapat memulainya dengan lancar, tetapi untuk mempertahankan bisnis ini diperlukan pengorbanan. Nah, salahsatu yang menyebabkan seorang entrepreneur sukse adalah dari dalam diri yaitu cara membangun mindset atau pola pikir.

Mindset merupakan ukuran kekuatan dari seorang enterpreneur dalam memegang kendali bisnis yang dijalankan. Tentu saja Anda sebagai entrepreneur harus mengembanngkan mindset agar bisnis yang dibangun dapat bertahan dan tumbuh.

Berikut ini 7 mindset yang harus dimiliki oleh Anda sebagai entrepreneur pemilik sebuah bisnis:

Berani dalam mengambil resiko

Bagi seorang entrepreneur tentu harus memiliki pemikirian berani dalam mengambil resiko. Sifat ini akan memotivasi Anda dalam bersikap optimis dengan bisnis yang sedang dijalankan. Sehingga menimbulkan semangat bahwa target dari bisnis bisa tercapai dan tentunya membuat Anda belajar dalam mengambil resiko untuk mencapai target tersebut.

Sebagai contoh Anda bisa lihat bahwa orang yang sukses membangun bisnisnya tidak banyak, karena memang sedikit dari mereka yang membangun usahanya dengan berani mengambil resiko.

Memburu peluang bisnis baru

Agar roda bisnis yang Anda jalankan berjalan dengan lancar, bangunlah mindset untuk selalu memburu peluang bisnis baru. Mindset ini harus ada dalam pikirian seorang entrepreneur, karena jangan merasa cukup dengan bisnis yang sudah mulai berjalan. Cobalah bangun bisnis lain dengan peluang baru dan dengan modal yang ada, sehingga roda bisnis yang berjalan semakin berkembang.

Seorang entrepreneur tidak hanya duduk manis dan pasrah menunggu peluang datang, Anda secara aktif harus memulai menjalin hubungan dengan banyak pihak untuk mencari peluang-peluang ladang emas yang dapat di garap.

Namun sangat menyayangkan bagi sebagian entrepreneur potensi dirinya dengan hanya berhenti pada satu titik bisnis yang dijalankan. Padahal seorang entrepreneur harus selalu peka dengan peluang-peluang dan mengambil peluang tersebut dengan perencanaan yang matang.

Seorang entrepreneur sukses membangun berbagai bisnis karena rata-rata mempunyai banyak sumber income, bukan hanya dari satu kran bisnis saja. Ini karena mereka jeli dalam melihat kesempatan peluang dan menggarapnya.

Mengeksekusi plan bisnis

Seorang pengusaha entrepreneur tentunya fokus pada tindakan dan eksekusi bukan hanya berhenti pada bagian menlihat kesempatan peluang untuk usaha. Bagi para entrepreneur baru banyak yang terjebak dalam ketakutan dalam mengeksekusi peluang usaha yang sudah di rencanakan. Akan banyak alasan bagi Anda untuk memulainya sehingga membuat diri menjadi seorang pecundang.

Bagi seorang entrepreneur sejati tetu memiliki mindset untuk lebih memilih melangkah dulu diawal dan menyempurnakan sambil berjalan. Karena tidak ada diawal usaha semuanya berjalan lancar dan sempurna, karena sebuah bisnis itu selalu mengalami perubahan untuk menuju lebih baik. Lakukan apa yang saat ini mampu dilakukan , jangan menunggu terlalu lama untuk sebuah kata “tepat.”

mindset2

Belajar terus-menerus

Seorang entrepreneur harus memiliki mindset untuk belajar terus-menerus dalam pikirannya. Penyebab seringnya seorang entrepreneur gagal adalah merasa puas dengan ilmu bisnis yang dimilikinya dan tidak mau belajar untuk mengembangkan bisnisnya. Hal ini akan membuat bisnis yang dibangunnya tertinggal dan mati karena banyaknyaknya competitor bisnis yang sama dan dengan sajian yang lebih menarik.  Seorang entrepreneur sukses adalah mereka yang mau terus belajar mencari ilmu-ilmu baru untuk mengembangkan usahanya dan tidak pernah merasa puas dengan ilmu yang dimiliki. Sebab mereka sadar investasi bukan pada sebuah penampilan.

Itu sebabnya Steve Jobs pernah berkata “stay hungry stay foolish” agar kita tidak berpuas diri pada ilmu yang telah dimiliki.

Memiliki visi yang besar

Visi merupakan tujuan dan cita-cita dari setiap perusahaan. Dengan besarnya visi yang dimiliki, tentu akan besar juga tantangan yang akan dihadapi dalam mencapai semua visi tersebut.

Dari sini, Anda perlu memiliki sebuah strategi yang matang untuk mempersiapan diri melawan tantangan yang bisa terjadi kedepannya pada bisnis yang saat ini berjalan.

Membagi tugas dengan anggota grup

Seorang pemiliki bisnis tentu saja tidak bekerja sendirian membangun bisnisnya. Harus selalu ada yang bisa membackup Anda saat tidak bisa menjalankan bisnis.

Yap seorang enterpreuneur harus pintar membagi tugas dan membimbing para pegawainya dalam menjalankan bisnis. Dengan pemberian job pekerjaan yang jelas dan memberikan bimbingan yang mudah dipahami tentunya akan sangat mudah mengendalikan bisnis dan memonitor bisnis Anda dalam jarak jauh, saat Anda tidak bisa hadir melihatnya.

Selain itu meberikan suasana kerja yang nyaman dan memberikan tugas yang sesuai dengan potensi semua anggota pekerja akan membangun energy positif dalam menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal.

Dengan begitu Anda mampu fokus pada tujuan-tujuan bisnisn yang akan dicapai dan menyiapkan sebuah stategi baru untuk dijalankan kedepannya.

Mencintai bisnis yang dibangun dan dijalankan

Semua entrepreneur pasti benar benar mencintai bisnis yang sedang dijalaninya. Karena dengan mencintainya, Anda akan lebih bersemangat dalam mencapai goal-goal dari target bisnis yang sudah ditentukan

Selain itu Anda akan lebih bersemangat untuk memecahkan setiap problem yang datang mulai dari dalam bisnis ataupun klien bisnis.

Cintai bisnis Anda apapun yang terjadi dan pastikan bahwa bisnis bisa tetap bertahan tanpa adanya Anda. Maksudnya adalah pastikan bisnis yang sudah Anda bangun sebelumnya mampu terus berjalan denagn waktu pengawasan Anda yang lebih sedikit, atau jarak jauh

Misalnya, saat Anda memutuskan untuk sejenak berlibur bersama keluarga atau sekedar mencari inspirasi dan tentu saja Anda harus meninggalkan usaha sementara waktu.

Dengan mencintai bisnis tentu Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan dan menjadikan bisnis yang dijalankan ini lebih bagus lagi. Hal ini akan memotivasi Anda lebih kreatif dan termotivasi untuk mengembangkan mindset entrepreneur.

Mulailah untuk menanamkan 7 mindset ini ke dalam pikiran Anda agar bisa mencapai kesuksessan yang diharapkan saat memulai dan menjalankan bisnis yang dibangun.