interview 1Setiap perusahaan biasanya memberlakukan tahapan interview untuk calaon-calon karyawan barunya sebelum menjadi bagian dari karywan di perusahaan. Pada tahapan interview biasanya tahapan akhir setelah perjalanan panjang tahapan tes sebelumnya seperti cek dokumen, tes psikologi dan tes kesehatan. Nah, boleh jadi interview adalah tahap akhir yang akan menentukan Anda diterima atau tidaknya di perusahaan tersebut.

Tidak ada salahnya Anda yang ingin interview mempelajarai dan mengetahui pertanyaan yang kerap kali muncul dan akan melemahkan Anda saat interview. Sebelum melakukan interview sempatkan untuk berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sperti struktur yang tertulis pada CV Anda.

Dengan menyiapkan jawaban yang pasti untuk beberapa pertanyaan wawancara yang lebih umum, Anda dapat memberi diri Anda keunggulan atas kandidat potensial lainnya.

Nah berikut ini adalah 7 pertanyaan umum yang bisa melemahkan Anda dan muncul saat wawancara, mulailah untuk memahami dan mempelajarinya agar Anda memiliki jawaban yang sesuai. Dengan mempersiapkan interview penting ini Anda akan lebih percaya diri dalam menjawab pertanyaan pewawancara.

Pertanyaan ceritakan tentang diri Anda / pengalaman kerja Anda

Ini biasanya pertanyaan pembuka untuk sebagian besar wawancara dan dapat menjadi salah satu yang paling penting. Kesan pertama adalah kuncinya, jadi singkat dalam menjawab.

Anda dapat mengikuti struktur yang sama dengan CV Anda, memberikan contoh prestasi dan keterampilan yang Anda dapatkan sepanjang hidup. Jangan terlalu banyak merinci pewawancara yang akan meminta Anda untuk memperluas bidang apa pun di mana mereka ingin informasi lebih lanjut.

Pertanyaan mengenai apa kekuatan/kelemahan Anda?

Pertanyaan ini sering dilihat sebagai tantangan oleh banyak kandidat, bahkan mereka yang memiliki pengalaman signifikan. Namun, jika dipahami dengan benar, janganlah terlalu meninggikan diri atas kemampuan yang dimiliki ini akan menjadikan nampak terlalu negatif ketika berbicara tentang kelemahan yang Anda rasakan.

  • Kekuatan

Berdasarkan uraian pengalaman kerja yang Anda miliki cukup pilih tiga sifat yang ideal menjadi goal atau peluang Anda menarik perhatian pewawancara. Selanjutnya berikan contoh bagaimana Anda menggunakan kekuatan ini dalam situasi kerja. Idealnya, sertakan keterampilan nyata, seperti kemampuan teknis atau bahasa, dan keterampilan tidak berwujud, seperti pengalaman manajemen.

  • Kelemahan

Ceritakan kelemahan yang Anda alami dan muncul saat melakukan sebuah pekerjaan dan sertakan dengan solusi mengatasinya, sehingga target penyelesaian pekerjaannya tetap tercapai dan tidak merugikan perusahaan.

Misalnya, jika kemampuan TI Anda tidak setingkat itu, nyatakan ini sebagai kelemahan sebelum memberi tahu pewawancara tentang kursus pelatihan atau waktu yang dihabiskan di luar jam kerja yang telah Anda gunakan untuk meningkatkan keterampilan Anda.

interview 2

Pertanyaan mengapa saya harus mempekerjakan Anda?

Fokus pada aset kemampuan yang Anda, yang membuat Anda berbeda dan di mana letak kekuatan utama Anda? Uraikan apa yang dapat Anda tawarkan dalam hal pengalaman, kepribadian, dan antusiasme.

Deskripsikan pengalaman kerja Anda yang begitu berharga menjadi bagian yang sangat penting dan dibutuhkan diperusahaan untuk membantunya mencapai target perusahaan. Sehinggan Anda sangat layak dan cocok untuk mendapatkan posisi tersebut, selain itu ceritakan keuntungan perusahaan jika mempekerjakan Anda pada posisi yang Anda submit.

Pertanyaan apa tujuan Anda? Di mana Anda melihat diri Anda dalam lima tahun?

Pewawancara akan terkesan jika Anda telah mempertimbangkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda. Bicaralah tentang jenis pekerjaan yang pada akhirnya ingin Anda lakukan dan berbagai langkah yang akan Anda ambil untuk mencapainya dimasa depan.

Tunjukkan bahwa Anda memiliki ambisi dan tekad untuk memanfaatkan setiap pekerjaan yang Anda miliki untuk mencapai yang Anda inginkan. Hindari memberi tahu pewawancara bahwa Anda menginginkan pekerjaan mereka.

Pertanyaan mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?

Sebaiknya Anda melakukan riset tentang posisi yang ditawrakn oleh perusahaan tersebut debelum melakukan interview. Anda akan melihat apa yang sebenarnya perusahaan inginkan saat mereka setuju mempekerjakan Anda. Sehingga Anda bisa menjawab pertanyaan pewawancara yang sesuai denga harapnnya.

Dengan melakukan riset pada perusahaan yang memanggil Anda untuk interview sebelum melakukan interview, Anda akan memiliki pengetahuan yang baik tentang nilai-nilai perusahaan, pernyataan misi, rencana pengembangan dan produk. Jelaskan bagaimana tujuan dan ambisi Anda cocok dengan etos perusahaan dan bagaimana Anda akan menikmati kesempatan untuk bekerja untuknya.

Pertanyaan berapa gaji yang Anda harapkan?

Meskipun Anda tidak boleh menyebutkan gaji kecuali diminta atau diminta, penting untuk memahami nilai seseorang dengan keahlian Anda. Bersikap fleksibel – tunjukkan bahwa Anda bersedia bernegosiasi untuk menentukan gaji yang diharapkan dan sesuai dengan kemampuan serta pengalaman yang Anda miliki.

Pertanyaan keterampilan atau pengalaman apa yang Anda tawarkan yang akan membantu Anda berhasil dalam peran ini?

Anda harus menggunakan wawancara sebagai kesempatan untuk mengatakan sesuatu yang menarik tentang keterampilan dan pengalaman Anda yang terkait dengan keinginan perusahaan. Ingat bahwa pewawancara akan meminta Anda untuk menunjukkan keterampilan utama, jadi siapkan contoh yang berhubungan saat diminta.

Di atas segalanya, sangat penting bagi Anda untuk melakukan penelitian. Pastikan Anda melihat situs web perusahaan dan memahami sebanyak mungkin tentang bisnis mereka, bagaimana mereka beroperasi, dan produk atau layanan yang mereka berikan. Penting juga untuk menyiapkan pertanyaan yang akan ditanyakan kepada mereka – lagipula, wawancara adalah proses dua arah. Jangan takut untuk melakukan pertanyaan kepada pihak pewawancara, karena Anda juga berhak mengetahui posisi dan apa yang akan didapatkan ketika diterima diperusahaan tersebut.