Senam hamil adalah aktifitas olehraga dengan menggerakkan tubuh yang gerakannya dirancang memberikan kenyamanan dan kesehatan bagi wanita yang sedang menjalani masa hamil. Lalu apakah perlu melakukan senam hamil selama masa hamil?

Tidak harus mengikuti kelas senam hamil, tetapi yang terpenting saat masa kehamilan Anda juga perlu melakukan aktifitas olahraga ringan. Seperti yang dikutip dari sumber (www.hellosehat.com) American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan agar ibu hamil berolahraga setidaknya 20-30 menit setiap hari (jika dokter tidak menyarankan untuk berhenti berolahraga sementara atau membatasi aktivitas fisik karena kondisi medis).

Seperti disarankan oleh American Pregnancy Association, pilihlah olahraga saat hamil yang tepat. Ada banyak olahraga yang aman untuk dilakukan ibu hamil, namun jangan berlebihan dan harus selalu berhati-hati. Contoh olahraga yang baik dilakukan ibu hamil adalah prenatal yoga, di mana risiko yang bisa ditimbulkannya sangat rendah.

Sebaiknya untuk Anda yang sebelum hamil sudah rutin melakukan olahraga tetap meneruskannya selama hamil dan saya rasa itu akan sangat mudah. Namun pilihlah jenis olahraga yang ringan sesuai dengan kemampuan Anda, karena jika olahraga yang terlalu ekstrim atau banayak energy yang dibutuhkan akan beresiko pada si bayi di dalam perut.

Manfaat rutin melakukan olahraga seperti senam hamil saat masa kehamilan

Mengurangi stres selama masa kehamilan

Anda pasti mengalami masa stress atau beban saat kehamilan, mislanya masalah rumah tangga atau urusan kantor bagi yang berkarir. Karena saat hamil wanita cenderung sensitif dan mudah utnuk berubah moodnya. Sebuah penelitian menemukan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar serotonin, zat kimia otak yang berhubungan dengan suasana hati, membuat Anda lebih bahagia dan bersemangat. Hal ini tentunya sangat baik buat kandungan Anda.

Baca juga:  Mengenal Cara Berinvestasi di Emas Yang Banyak Diminati Wanita

Menghindari risiko komplikasi saat kehamilan & melahirkan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan diabetes gestasional yang berolahraga tiga kali seminggu dapat menurunkan risiko bayinya lahir dengan berat badan berlebih sebesar 54% dan menurunkan risiko melahirkan caesar sebesar 34%. Berolahraga juga dapat membantu menjaga berat badan sehingga meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Memberikan rasa nyaman pada tubuh

Saat hamil tentu membawa si bayi diperut sangatlah tidak nyaman, keluhan mulai muncul seperti sakit pinggang, kaki bengkak atau nyeri dibagian bawah perut jika kehamilan sudah menginjak usia 7 bulan. Dengan berolahraga, tubuh lebih aktif bergerak sehingga mendukung kelancaran peredaran darah dalam tubuh. Olahraga juga dapat memperkuat otot, sehingga membantu Anda mencegah dan mengatasi nyeri selama kehamilan.

Membuat tidur lebih nyenyak

Olahraga atau senam saat hamil dapat membuat tubuh Anda cukup lelah. Sehingga, Anda akan lebih nyenyak tidur pada malam hari.

Melatih pernapasan saat proses persalinan normal

Bagi Anda yang bercita-cita melakukan persalinan normal, sangat disarankan melakukan senam hamil, karena saat senam hamil Anda akan diberikan latihan cara melakukan pernapasan saat proses hamil. Jadi senam hamil bisa mempersiapkan Anda untuk lebih siap melakuakan persalinan normal. Selain itu Olahraga selama hamil dapat membantu persalinan lebih mudah dan memperpendek waktu persalinan. Juga, menurunkan risiko komplikasi saat persalinan. Hal ini karena tubuh sudah terbiasa dilatih dan mengeluarkan banyak energi saat olahraga atau senam.

Ibu dan bayi sehat selama proses kehamilan

Seperti dijelaskan di atas, melakukan senam hamil juga merupakan olahraga yang baik untuk menjaga kesehatan Anda selama masa kehamilan. Dengan gerakan sederhana dan dibantu instruktur, juga menjadi lebih aman dan meminimalisir cedera yang bisa terjadi. Dengan rutin berolahraga akan membangun tubuh ibu dan bayi menjadi sehat selama proses hamil hingga proses persalinan.

Nah mulai dari sekarang belum terlambat untuk Anda yang sedang hamil mulai melakukan rutinitas senam hami atau gerakan-gerakan ringan selama 30 menit setiap hari atau seminggu 3 kali. Tentunya saya pun sebagai penulis yang juga seorang ibu saat masa kehamilan rutin melakukan olahraga dengan jalan kaki ringan selama 1 jam setiap sabtu dan minggu pagi ditemani dengan suami. Saya meyakini bahwa dengan rutin olahraga memiliki banyak manfaat untuk mempersiapkan diri kita dan bayi saat proses kehamilan secara normal.