Di jaman milenial saat ini tak banyak para anak muda yang tertarik bekerja kantoran beberapa dari mereka banyak memilih menjadi pengusaha dengan membangun sebuah usaha darimulai nol, dan terbukti banyak para anak muda yang sukses di usia muda. Namun bagaimana kita yang sudah mengikuti jejak seperti orangtua kita bekerja dikantor dan memenuhi semua target perusahaan.

Anda tentu akan merasakan aktifitas yang rutin yaitu berangkat pagi menuju kantor dan pulang dipetang hari, atau kadang-kadang mungkin lembur untuk menyelesaikan tugas kantor. Sampai suatu ketika Anda pasti merasa di titik jenuh dan ingin pensiun dini.

Memutuskan pensiun dini di usia produktif kerja memang sangat beresiko apalagi kebutuhan rumah tangga sedang sangat banyak yang perlu dipenuhi. Namun bisa saja Anda memutuskan pension dini jika memang sudah yakin dan sudah dipersiapkan segala kebutuhan kedepan. Karena itu, sebelum memutuskan untuk pensiun dini sebaiknya kamu mempersiapkan beberapa hal agar tetap hidup nyaman di kemudian hari.

Menentukan Rencana Usia Pensiun Dini

Yang paling utama tentu menentukan kapan usia Anda akan pensiun dini. Rata-rata di beberapa kantor sudah menerapkan usia pensiun dini yang bisa diajukan kepada karyawannya di mulai dari usia 45 tahun hingga 50 tahun. Apakah Anda akan pensiun di usia program pensiun dini yang diberikan kantor Anda? Jika ya, maka Anda harus menentukan target keuangan di langkah selanjutnya.

Perkirakan Biaya Pensiun Anda

Jika Anda ingin pensiun dini, langkah kedua yang perlu dilakukan adalah memperkirakan berapa banyak uang yang akan Anda habiskan setiap bulan begitu Anda pensiun. Mulailah dengan menambahkan pengeluaran untuk hal-hal yang tidak dapat Anda hindari, seperti perumahan, makanan, pakaian, transportasi, asuransi, dan perawatan kesehatan.

Idealnya, Anda akan memasuki masa pensiun tanpa hutang. Itu berarti tidak ada saldo kartu kredit, tidak ada tagihan medis, dan tidak ada pinjaman berupa hutang di perserorangan atau bank. Namun, jika Anda masih melunasi hutang pada masa pensiun pastikan pembayaran itu termasuk dalam perhitungan anggaran pensiun Anda.

Selanjutnya, tambahkan semua pengeluarandiskresi yang akan Anda miliki termasuk yang untuk hiburan, perjalanan, dan hobi. Tambahkan semuanya bersama untuk memastikan berapa banyak yang Anda butuhkan setiap bulan untuk mempertahankan gaya hidup pensiun yang Anda impikan.

Anggaran pendahuluan ini akan menjadi titik awal yang baik, sehingga perlu meluangkan waktu untuk membuatnya seakurat dan serealistis mungkin.

Mempersiapkan Tabungan Pendidikan Anak

Setelah menghitung semua pengeluaran langkah ketiga adalah pastikan Anda sudah menghitung total biaya Pendidikan anak-anak Anda hingga perguruan tinggi. Maka mulailah untuk mengikuti asuransi Pendidikan anak hingga lulus kuliah dan pastikan premi bulanan yang harus Anda bayarkan sudah masuk dalam hitungan pengeluaran biaya disaat Anda pensiun.

Melunasi Hutang Sebelum Pensiun Dini

Tindakan yang sangat tepat untuk melunasi hutang sebelum Anda mengajukan pensiun dini, karena jika masih Ada hutang akan sangat mengganggu cashflow keuangan Anda. Maka jika Anda ingin memenuhi kebutuhan dengan kredit seperti rumah dan mobil sebaiknya dilakukan sebelum penisun dini.

Seperti rumah yang memiliki masa kredit 15 tahun, sebaiknya Anda bisa melunasinya sebelum usia 45 tahun masa pensiun dini yang ada dikantor.

Mulai Mempriotisakan Menabung & Menghemat Pengeluaran

Langkah selanjutnya adalah mulai memprioritaskan menabung sesuai dengan jumlah tabungan yang sudah dihitung untuk memenuhi kehidupan selama pensiun. Tentunya nilai angka yang ditabungkan akan lebih besar dari sebelumnya karena target sudah ditentukan.

Pastinya dengan jumlah uang yang ditabung lebih banyak berimplikasi pada menghemat pengeluaran, seperti yang biasanya makan diluar setiap seminggu sekali menjadi 1 bulan sekali, atau mungkin biasanya setiap bulan liburan menjadi 4 bulan sekali liburan.

Kedua hal ini sangatlah penting menentukan target keuangan lancar atau tidak saat pensiun, tentu dituntuk kedisplinan dan konsitensi dalam kedua hal ini. Itung-itung sekalian Anda belajar pensiun dini dari penghematan yang dilakukan, karena pasti saat memasuki masa pensiun Anda akan menjadi seseorang yang banya pertimbangan untuk membeli sesuatu sebagai pemenuhan kebutuhan.

Memulai Bisnis Kecil-Kecilan Untuk Menambah Tabungan Pensiun

Kini banyak orang yang sudah mulai bisnis kecil-kecil untuk menambah pundi-pundi rupiah. Terlebih lagi di era yang sudah serba canggih seperti saat ini, kamu bisa bisnis tanpa perlu keluar uang besar.

Untuk promosinya pun bisa dengan memanfaatkan sosial media yang memang kini menjadi salah satu wadah yang banyak digunakan para pedagang.

Karena itu, jika kamu mendapatkan rezeki nomplok, jangan dihamburkan untuk membeli barang yang tak berguna. Lebih baik dialokasikan dengan membuka bisnis kecil-kecilan yang bisa kamu jalankan via online atau saat akhir pekan.

Memulai Berinvestasi Untuk Menambah Pemasukan Saat Pensiun

Langkah terakhir yang harus kamu lakukan untuk mempersiapkan pensiun dini adalah dengan terjun ke dunia investasi. Kamu juga sudah bisa memulainya dengan modal kecil kok.

Jadi hilangkan tuh pikiran kalau investasi itu hanya diperuntukkan buat orang-orang berduit aja. Pasalnya, kamu juga bisa berinvestasi hanya dengan modal Rp 100 ribu. Salah satunya adalah instrumen investasi reksa dana yang jenisnya bisa kamu pilih sesuai dengan profilmu.

Misalnya, kamu tipikal orang yang berani mengambil risiko, maka cocok banget menggelontorkan uang ke reksa dana saham yang memang dikenal dengan high return-high risk.

Nah 7 langkah tersebut sangat membantu Anda yang memiliki rencana pensiun dini. Jadi sebelum memutuskan pensiun dini sebaiknya dipersipakan segalanya dari saat Anda memutuskan. Jangan gegabah ya, karena bisa berisiko membuat keluargamu hidup sengsara lho. Yuk, mulai persiapkan dari sekarang