freelancer

Picture by: https://blog-media.lifepal.co.id/

Bukan rahasia lagi kalau kerja di kantor ternama dengan seragam dan jam kerja yang teratur sering dianggap sebagai sesuatu yang ideal. Sebaliknya, pekerjaan sebagai freelancer yang serba flekisibel justru disamakan dengan pengangguran. Hmm, jangan berkecil hati kalau kamu saat ini lebih senang menjalani kehidupan sebagai seorang freelancer. Banyak banget kok, kelebihan jadi freelancer dibandingkan full timer, berikut informasinya:

Jam Kerja

Untuk masalah jam kerjanya, sudah barang tentu lebih fleksibel freelance dibandingkan dengan full time. Dengan bekerja sendiri atau tidak ikut perusahaan, maka kamu dapat lebih mudah membuat aturan mengenai jam kerja. Kamu dapat mengerjakan semua task dari klien secara fleksibel tanpa terbentur waktu. Tapi berbeda dengan para full timer atau para pekerja kantoran. Ada jam kerja pasti yang tentunya mengikat. Kamu harus datang atau sudah berada di kantor mulai pukul 8 pagi dan berakhir pada pukul 4 atau 5 sore. Begitu terus setiap harinya.

Pakaian

Karena dapat bekerja di mana saja, bahkan di kamar sendiri, maka tidak dibutuhkan pakaian formal rapi untuk para freelancer. Kamu dapat memakai apa saja yang menurutmu nyaman atau bahkan berdandan casual ketika ingin mengerjakan tugas dari klien di cafe atau tempat lainnya. Sedangkan untuk para pekerja kantoran rata-rata memiliki seragam atau baju kerja khusus. Walaupun modelnya berbeda, tapi yang pasti harus rapi.

Tempat kerja

Para pekerja kantoran sudah barang tentu harus bekerja di tempat kerja yang telah disediakan oleh pihak perusahaan. Ada ruangan khusus sampai yang berbentuk kubikel untuk space kerja karyawannya. Sedangkan para freelancer memiliki working space yang sangat luas dan tak terbatas. Dengan maksud bahwa kamu dapat bekerja di mana saja sesuai dengan mood.

freelancer 2

Picture by: https://aws-dist.brta.in/

Rekan

Bagi para pekerja kantoran, walaupun terkadang harus bekerja sendiri, akan tetapi mayoritas tugas yang diemban dapat dilakukan secara bersama-sama dengan tim. Jadi keuntungannya adalah kamu dapat berdiskusi mengenai segala sesuatu dengan anggota tim sebelum menyelesaikan tugas. Tapi di sisi lain, hasil kerjamu juga jadi tergantung pada orang lain. Sedangkan para freelancer tidak memiliki rekan kerja secara pasti. Bahkan rata-rata mereka bekerja secara mandiri dan sendiri. Jadi kamu bisa mengontrol kualitas dan hasil pekerjaan dengan maksimal.

Tentu saja, dikarenakan semua risiko ditanggung oleh perusahaan, maka para pekerja kantoran akan tetap mendapatkan gaji setiap bulannya tanpa harus takut apapun. Sedangkan bagi para freelancer, tidak ada kata aman dari sisi finansial karena jika tidak mendapatkan klien, maka tidak ada pendapatan yang diperoleh setiap bulannya. Tapi justru ini yang perlu kamu jadikan tantangan, supaya tak lengah dan terus berada di zona nyaman. Jadi bisa dibilang kalau freelancer jauh lebih tahan banting dan inovatif dalam berbagai hal. Gimana, karena kan jadi freelancer?