anak beranjak dewasa

Picture by: https://akcdn.detik.net.id/

Memiliki anak yang beranjak remaja memang membuat sebagian orang tua khawatir. Pasalnya remaja merupakan masa di mana anak rentan mengalami emosional yang tidak stabil, rasa ingin tahu yang tidak terkontrol dan imajinasi yang berada di luar kuasa kamu sebagai orang tua.

Untuk menghindari arus pertemanan yang salah, anak perlu mendapat bimbingan dari setiap orang tuanya. Tapi ingat, di masa remaja ini anak sering sekali mengalami pemberontakan. Oleh karena itu, kamu sebagai orang tua perlu memberikan pendidikan dengan pola yang sesuai dengan apa yang mereka pikirkan sekarang. Untuk mengetahui pola apa saja yang bisa kamu terapkan, yuk simak ulasan cara mendidik anak di usia remaja berikut ini.

 Cobalan untuk Menjadi Contoh yang Baik 

Setiap orang tua selalu menaruh harapan yang besar pada anaknya. Sehingga kamu sebagai guru di rumah, wajib memberikan tauladan yang baik sesuai dengan harapan yang kamu inginkan. Cobalah dengan perlahan membicarakan tentang norma-norma tauladan yang harus dilakukan di umurnya sekarang. 

Jangan terlalu khawatir ketika anak kamu melakukan pemberontakan, karena mungkin dia belum merasa terbiasa dengan apa yang baru saja kamu ajarkan. Berilah dia pengertian bahwa apa yang ditanam, itulah yang akan dituai. Sehingga, sang anak akan mulai berpikir bahwa contoh baik yang kamu ajarkan akan berguna padanya di kemudian hari.

Menjadi Teman Pendengar yang Baik 

Usia remaja merupakan usia di mana sang anak akan mulai mencari jati dirinya. Jangan sampai dia meluapkan keluh kesahnya kepada orang yang salah. Oleh karena itu, kamu sebagai orang tualah yang berkewajiban menjadi benteng pertama yang selalu siap mendengarkan keluh kesahnya. 

Jadilah teman pendengar yang baik, dan memberikan saran yang masih dapat diterima oleh anak. Jangan terlalu memaksakan kehendakmu, beri pengertian perlahan jika memang keputusan yang dia ambil bukanlah keputusan yang tebaik. Jangan sampai sang anak mencari pelampiasan lain yang akan membahayakan dirinya sendiri.

anak dewasa

Picture by: https://titiknol.co.id/

Cobalah Percaya dengan Kemauannya

Memberikan kepercayaan merupakan hal yang penting baginya. Hal ini akan membuat sang anak merasa dibebani tanggung jawab. Sehingga dia akan mencoba membuktikan bahwa keputusan yang telah diambil merupakan keputusan yang tepat.

Jangan terus memaksa kemauan kamu sebagai orang tua yang tidak sesuai dengan minat sang anak. Tugasmu sebagai orang tua hanya perlu membimbing dan mengingatkan bila sesuatu yang dilakukannya sudah di luar batas kewajaran. Dengan begitu kamu juga membantunya untuk mejadi pribadi yang lebih mandiri.

Usia remaja memanglah usia di mana sang anak ingin mencoba segala sesuatu yang dia mulai ketahui. Membiarkan dia memiliki privasinya sendiri juga perlu kamu lakukan agar si anak tidak merasa terlalu dikekang. Selain itu, berilah dia sedikit kebebasan untuk bersosialisasi. Kamu cukup memberi tahu bahwa teman yang buruk akan membuat masa depannya ikut terpuruk.