keluarga

Picture by: https://img.okezone.com/

Di tahun-tahun pertama kehidupan bayi adalah tahun yang sangat penting dalam perkembangan kognitifnya. Menurut Urban Child Institute, ukuran otak bayi menjadi dua kali lipat antara lahir dan saat berusia 1 tahun. Dengan semakin besarnya volume otak, maka otomatis ada milyaran koneksi saraf yang terbentuk pada waktu itu melalui penjelajahan yang menyenangkan dari dunia di sekitar mereka.

Oleh karenanya, hal itulah yang melandasi pernyataan bahwa waktu bermain iu sangat penting untuk bayi di usia-usia pengembangan sisi kognitifnya. Bahkan, anak akan dapat mulai belajar memahami sampai menggunakan bahasa, memecahkan masalah nonverbal atau juga mencoba mengembangkan sisi motoriknya seluas mungkin.

Dan berikut ini adalah beberapa manfaat aktu bermain untuk bayi yang wajib kamu ketahui sebagai seorang ibu muda.

Pembelajaran tentang Segala Hal

Bermain adalah salah satu cara bayi belajar tentang dunia di sekitarnya. Semuanya sangat baru bagi mereka, jadi setiap suara, penglihatan, penciuman, atau sentuhan adalah bagian baru dari teka-teki raksasa yang mereka coba gabungkan. Pengalaman pertama mereka dengan gravitasi, misalnya, mungkin berulang kali mengambil mainan dan menjatuhkannya untuk melihat apa yang terjadi.

Permainan gravitasi ini merupakan waktu bagi si bayi untuk menjelajahi dan bereksperimen dengan berbagai objek, seperti balok, bola, dan boneka binatangnya itu adalah cara yang bagus untuk menumbuhkan rasa ingin tahu alami anak-anak. Ini juga mendorong pemikiran kreatif dan kritis.

buah hati

Picture by: https://akcdn.detik.net.id/

Membantu Pembelajaran Bahasa

Memang setiap anak memiliki kebiasaan berbeda untuk dapat berbicara ataupun berjalan. Ada yang bisa berjalan lebih dulu, tapi ngomongnya kurang lancar dan begitu pula sebaliknya. Mengesampingkan masalah itu, waktu bermain merupakan waktu yang sangat tepat untuk bayi belajar memahami kata dan memperbanyak pembendaharaan kosakata.

Seperti halnya sebuah pepatah yang menyebutkan, “Bayi atau anak adalah peniru yang ulung.” Jadi apapun yang diucapkan orang-orang dewasa akan langsung direkam dalam memori otak bayi. Berbicara, membaca, dan bernyanyi untuk bayi Anda juga membantu memupuk pemahaman mereka tentang kata dan bahasa. Musik, khususnya, telah terbukti meningkatkan perkembangan otak bayi.

Membangun Keterampilan Motorik

Dari bulan ke bulan setelah lahir, bayi dengan sendirinya mulai belajar menggerakkan beberapa anggota tubuhnya. Dimulai dari tangan dan kaki, mengangkat kepala, berguling, merangkak sampai dengan mulai belajar berdiri. Pada dasarnya, bayi akan mengembangkan sistem motoriknya sendiri alias tidak dibantu, tapi agar lebih dapat mudah juga cepat, maka kamu sebagai orang dewasa di sekitarnya dapat membantunya dengan memberikan waktu bermain.

Mainan yang dapat diberikan antara lain boneka dengan bulu-bulu pendek yang empuk, mainan kerincingan, karet gigitan dan masih banyak lainnya. Dengan bermain mainan seperti itu, maka bayi dapat berlatih mengembangkan koordinasi tangan, mata dan merangsang indra peraba.

Untuk Bonding Antara Orang Tua dan Anak

Manfaat lain memberikan waktu main dan ikut dalam aktivitas bermain tersebut maka dapat membentuk bonding atau ikatan antara orang tua dan anak lebih kuat lagi. Selain dapat melatih sisi sensorik, motorik ataupun bahasa, aktivitas seperti itu juga dapat mengajarkan si buah hati untuk berinteraksi dengan orang-orang dewasa lainnya.

Jadi, sesibuk apapun kamu, tetap luangkan waktu untuk bermain dengan si buah hati karena manfaat yang didapatkannya cukup bagus.