uang 2

Picture by: https://images.kienthuc.net.vn/

Ada banyak hal penting yang harus diajarkan di tahun-tahun awa kehidupan si kecil, salah satunya tentang konsep uang. Selama ini, anak mungkin belum tahu apa itu uang dan juga seperti apa fungsinya. Mengajarkan hal tersebut sejak dini penting sekali lho, untuk membangun pondasi dasar dalam mengatur keuangannya di masa depan. Yuk, simak tips parenting untuk mengajarkan konsep keuangan pada buah hati berikut ini:

Usia 2 – 3 Tahun

Secara umum, anak-anak berusia antara 2 sampai 3 tahun masih belum memahami konsep uang. Ya, mereka mungkin tahu uang kertas ataupun koin, tapi mereka masih tidak mengerti mengenai value dari masing-masing pecahan tersebut. Untuk mengajari mereka masalah ini, kamu dapat memulainya dengan memberitahukan dan bersama-sama menghafal setiap nilai mata uang yang digunakan setiap hari.

Tidak hanya menghafal namanya saja, kamu dapat juga memperpekenalkan perbedaan dari setiap pecahan uang tersebut, mulai dari warnanya, bentuknya, warnanya dan lain sebagainya. Setelah itu, kamu dapat bermain menggunakan simulasi belanja atau sejenisnya dengan menerapkan setiap pecahan uang itu.

Usia 4 – 5 Tahun

Usia 4 sampai 5 tahun dapat dikatakan sebagai usia prasekolah yang mana tentunya sudah lebih mengerti dan paham mengenai uang dan kegunaannya. Dari sini, kamu tidak perlu lagi secara detail mengajari mereka mengenai fungsi uang dan macamnya, melainkan cara penggunaannya. Kamu dapat memulai menjelaskan bahwa dalam sebuah antrean di toko, dia tidak boleh menyerobot atau sejenisnya. 

Kamu juga dapat mulai mengajari si buah hati untuk menabung atau berhemat. Caranya adalah kamu dapat memberikan mereka uang dalam pecahan tertentu saat dia ingin membeli sesuatu. Ketahui terlebih dahulu harga barang yang ingin dia beli dan kemudian berikan pecahan lebih dari itu agar dia mendapatkan kembalian. Setelah itu, kamu dapat mengatakan bahwa kembaliannya itu dapat ditabung dan sebagainya.

uang 1

Picture by: https://s2.bukalapak.com/

Usia 6 – 8 Tahun

Ketika anak sudah berusia 6 sampai 8 tahun, maka pelajaran mengenai uang yang dapat kamu berikan tidak sedetail ketika mereka masih dalam fase prasekolah. Dalam fase ini, kamu dapat membelikan mereka celengan khusus atau juga toples yang telah dimodifikasi sebagai tempat menabung. Cara ini dapat dikatakan sebagai implementasi dari penjelasan mengenai menabung.

Ketika uang yang mereka tabung sudah lumayan banyak, maka kamu dapat mengajaknya pergi ke bank untuk membuka rekening. Dengan begini, kamu sekaligus mengajarkan bahwa menyimpan uang itu dapat di mana saja dan bank merupakan salah satu tempat teraman untuk melakukannya.

Usia 9 – 12 Tahun

DI usia 9 sampai 12 tahun, anak-anak sudah sangat terbiasa menggunakan uang untuk membeli sesuatu. Mereka sudah paham betul bagaimana cara berbelanja ataupun menyimpannya. Hanya saja, sebagai pembelajaran lanjutan, kamu dapat memberikan informasi mengenai kualitas suatu produk sampai dengan urgensinya ketika mereka ingin membeli sesuatu. 

Contohnya saja, kamu dapat membuat suatu pengandaian bahwa ada 2 barang yang sama-sama ingin dimiliki, nah, kira-kira mana yang harus dibeli terlebih dahulu? Dari sini kamu dapat memberitahukan bahwa dahulukan beli barang yang dibutuhkan terlebih dahulu daripada barang yang diinginkan dan lain sebagainya.

Untuk mengajarkannya, kamu memang harus bersabar dan telaten. Namun pastikan lakukan dengan konsisten agar si kecil mendapatkan pengajaran terbaik.