sopan santun

Picture : https://d1bpj0tv6vfxyp.cloudfront.net/

Dalam bersosialisasi sopan santun merupakan hal yang sangat penting. Kecerdasan emosional seseorang akan terlihat ketika menjunjung tinggi sopan santun dalam kehidupannya. Oleh karena itu, mengajarkan anak kamu untuk bersopan santun memanglah hal yang wajib. 

Ajarkan anak kamu sopan santun sejak dia mulai bisa mengerti dan memahami arti sebuah kata. Jadi, ketika si kecil sudah aktif berbicara dan bersosialisasi maka dia telah terbiasa berperilaku dengan sopan. Untuk lebih jelasnya coba lakukan hal berikut agar si kecil memiliki sikap yang sopan di setiap kesehariannya. 

Ajarkan untuk Selalu Menghormati dan Menghargai Orang Lain

Tanamkan sifat simpati dan empati sejak dini kepada sang anak. Beri contoh untuk selalu peka dengan kondisi yang ada di sekitar. Seorang anak yang memiliki rasa hormat pada orang sekitar akan secara otomatis bersikap lembut dan sopan tanpa diminta.

Selalu beri pengertian dengan sudut pandang yang positif, misalnya saja dalam sebuah lingkup sosial. Ketika kamu menemui seorang satpam bersama anakmu, maka berilah pengertian bahwa pekerjaan seorang satpam sangatlah mulia. Katakan bahwa satpam adalah seorang pelindung di kawasan tersebut yang akan menjaga dan membantunya jika dia kesusahan.

Hal seperti ini yang akan membuat sang anak selalu menjunjung tinggi rasa hormat kepada setiap orang yang ditemui.

sopan santun 2

Picture by: https://www.educenter.id/

Memberi Pelajaran Kata-Kata Penting 

Selalu ajarkan kata-kata ajaib ini sejak dini, yaitu “tolong”, “terima kasih” dan “maaf”. Walaupun belum mengerti betul arti kata-kata tersebut, tapi dia akan dengan terbiasa mengucapkannya. Jadikan dirimu sebagai contoh nyata dalam hal ini. 

Untuk melatihnya selalu ucapkan tolong ketika kamu memintanya bantuan, lalu terima kasih ketika dia sudah dengan suka rela membantu. Dan jangan lupa untuk selalu meminta maaf ketika melakukan kesalahan sekecil apa pun. 

Mengajarkan Kalimat Sopan Ketika Menolak Sesuatu

Pastinya sang anak akan mengalami momen ketika dia tidak suka dengan sesuatu. Hal yang sering sekali terlewatkan oleh para orang tua adalah mengajarkan cara yang sopan untuk menolak. Di umur yang masih kecil, anak biasa berteriak-teriak dan menangis ketika menolak sesuatu karena dia masih belum tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengekspresikan hal ini. 

Hal yang harus kamu lakukan adalah membiasakan untuk selalu mengajarkan kalimat yang positif ketika dirinya akan menolak atau tidak setuju dengan sesuatu. Misalnya ketika sang anak ditawari untuk makan, tetapi dia tidak mau. Cobalah untuk ajarkan dia mengucapkan kalimat “Maaf, saya sudah makan. Terima kasih”.

Ketika kamu menginginkan si kecil memiliki pendidikan sopan santun yang baik, maka dengan seharusnya kamu juga melakukan hal yang serupa sebagai contoh bagi dirinya. Buatlah dia juga merasa diperlakukan dengan terhormat dan selalu dihargai.