intermitten fasting 3 min

Picture by : https://content.geneticliteracyproject.org/

Ada banyak metode atau cara yang dilakukan orang untuk dapat menurunkan berat badan. Salah satu cara yang tergolong baru adalah dengan melakukan intermittent fasting atau berpuasa dengan durasi waktu yang telah ditentukan. Memang hampir mirip dengan ibadah puasa Ramadan, akan tetapi perbedaannya adalah waktu dari intermittent fasting lebih pendek.

Bahkan dalam melakukan intermittent fasting, kamu tetap dapat minum air, jadi tidak membuat tubuh menjadi lemas. Hanya saja, kamu wajib membatasi pengonsumsian makanan, terutama yang mengandung karbohidrat, seperti nasi dalam waktu tertentu. 

Jadi intermittent fasting ini bukannya tidak boleh makan sama sekali, akan tetapi hanya membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sampai tingkat ekstrem. Tapi bagi yang tidak ingin makan apapun selama waktu yang ditentukan, maka hal itu juga diperbolehkan.

Selain dirasa sangat tepat untuk dapat menurunkan berat badan atau sebagai sarana diet, intermittent fasting juga memiliki manfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh sampai dengan sebagai salah satu cara terbaik untuk penangkal diabetes.

intermitten fasting 2 min

Picture by: https://www.imc-healthcare.com/

Ada beberapa metode dalam melakukan intermittent fasting ini, yaitu;

Metode 5:2 atau berpuasa dengan membatasi asupan kalori ke dalam tubuh maksimal 600 Kkl setiap harinya selama 2 hari dan kemudian pada hari ke-5 mulai dapat mengonsumsi makanan secara normal. Untuk waktu setelah 2 hari atau sebelum 5 hari, maka kamu dapat menyesuaikan saja. Tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi ataupun menguranginya secara drastis.

Metode 16:8 adalah metode diet dengan puasa selama 16 jam dan 8 jam setelahnya adalah waktu untuk makan secara normal. Contohnya adalah apabila kamu menetapkan jam mulai berpuasa adalah pukul 12 siang, maka terhitung sampai dengan pukul 8 malam adalah waktumu untuk mengonsumsi makanan secara normal. Setelah itu, pukul 8 malam sampai 16 jam sisanya adalah waktumu untuk menahan lapar alias tidak makan sama sekali.

Metode eat-stop-eat adalah cara berpuasa yang dilangsungkan selama seharian penuh sampai beberapa minggu setelahnya. Cara melakukannya adalah apabila kamu mulai makan berat pada pukul 9 pagi atau setelah sarapan, maka kamu harus berhenti makan berat selama seharian penuh. Kamu baru dapat makan berat lagi pada pukul 9 pagi di keesokan harinya.

Tentunya sebelum melakukan intermittent fasting ini, terutama yang baru pertama kali, ada beberapa hal yang wajib diketahui dan dilakukan, antara lain;

  • Perbanyakan mengonsumsi air putih agar tubuh tidak dehidrasi karena sedikitnya kadar kalori yang diserap tubuh. Dengan jumlah air di dalam tubuh yang mencukupi, ketika digunakan untuk beraktivitas, maka kamu tidak akan merasa lemas.
  • Mulai melakukan puasa diet tersebut saat menjelang tidur karena ketika mata terlelap, maka semuanya akan terasa lebih ringan dan tidak terasa lapar.
  • Sibukkan diri tanpa harus membuat banyak energi terbuang. Caranya adalah tetap beraktivitas seperti biasa, namun bukan aktivitas berat agar kamu tetap fokus dengan yang kamu jalani.

Mudah bukan? Nah, selamat mencoba