hamil 1

Memiliki bayi merupakan impian setiap wanita saat setelah menikah, namun saat hamil Anda sebagai seorang wanita tentunya dituntut untuk selalu sehat dan tetap menjaga berat badan. Pada artikel hobby kali ini Vondanote akan membahas tips menjaga kebiasaan makan dan aktivitas fisik saat hamil serta sesudah melahirkan.

Tips ini juga bermanfaat untuk Anda yang tidak hamil tetapi dalam program untuk memiliki bayi. Dengan membuat sebuah rencana saat ini, tentu Anda akan  terbiasa menjadikan kebiasaan ini sebagai sebuah gaya hidup baru yang sehat. Dengan pola sehat dari mulai hamil hingga setelah melahirkan akan Anda memberikan contoh yang sehat bagi bayi Anda dan keluarga seumur hidup.

Sering sekali saat hamil Anda akan mendengar dari orang sekitar atau keluarga berbicara menyarankan “makan ini, tapi jangan makan itu”. “Coba ini, tapi menjauhlah dari itu”. Ibu hamil akan menemui banyak nasihat tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan selama kehamilan.. Kadang-kadang mungkin akan membingungkan Anda atau bahkan ini terlalu berlebihan, tetapi kenyataannya adalah tubuh Anda memiliki kebutuhan nutrisi baru, masalah keamanan, dan bahkan keterbatasan.

Sekarang Anda hamil, tentunya harus merawat diri sendiri dan juga kesehatan bayi yang sedang dikandung adalah hal yang lebih penting. Bayi Anda mengandalkan nutrisi dri makanan dan minuman yang Anda konsumsi untuk memastikan selalu sehat.

Dengan semua perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, fokus utama adalah harus tetap sehat dan menyiapkan asupan untuk memberi bayi Anda awal yang sehat dalam kehidupannya

Mengkonsumsi makanan sehat

Mengkonsumsi makanan yang sehat sangat penting bagi wanita hamil. Bayi Anda membutuhkan makanan sehat, bukan gula dan lemak. Makan banyak buah dan sayuran berwarna, biji-bijian utuh, makanan kaya kalsium, dan makanan rendah lemak jenuh.

Mengkonsumsi vitamin untuk kehamilan dengan asam folat, zat besi, dan yodium

Secara rutin mengkonsumsi vitamin yang mengandung asam folat, zat besi, dan yodium, akan membantu menjaga kesehatan Anda saat hamil dan bayi di dalam kandungan. Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak zat besi karena Anda lebih banyak aktifitas di luar ruangan. Zat besi dalam vitamin prenatal membantu Anda dan darah dalam bayi Anda untuk membawa oksigen, sementara asam folat membantu mencegah cacat lahir yang parah pada otak dan sumsum tulang belakang. Walaupun suplemen ini bukan pengganti untuk diet sehat, kebanyakan wanita hamil perlu mengonsumsi vitamin prenatal untuk memastikan mereka mendapatkan kadar mineral yang sesuai.

Perbanyak minum air putih

Saat hamil perbanyaklah untuk mengkonsumsi air putih yang akan menjaga tubuh Anda terhedidrasi membantu menjaga kadar cairan ketuban. Pastikan Anda minum setidaknya 10 gelas air putih setiap hari. Lebih sedikit air dapat menyebabkan mual di pagi hari, kelelahan, kram dan juga kontraksi selama trimester kedua dan ketiga. Bawalah botol air dan minuman dari gelas, agar selalu tersedia asupan air pada tubuh.

hamil 3

Melakukan olahraga ringan untuk kehamilan

Tetap aktif saat kehamilan sangatlah penting yang ternyata mampu menjaga kesehatan tubuh Anda secara umum dan dapat membantu Anda mengurangi tingkat stres, mengontrol berat badan, meningkatkan sirkulasi, meningkatkan suasana hati, dan tidur lebih baik. Ikuti kelas olahraga kehamilan atau melakukan aktifitas berjalan kaki selama 15-20 menit setiap hari dengan santai dan di area yang sejuk, teduh, atau di dalam ruangan untuk mencegah panas berlebihan.

Olahraga lainnya seperti pilates, yoga , berenang, dan berjalan juga merupakan kegiatan yang bagus untuk dilakukan oleh wanita hamil, tetapi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum memulai program olahraga apa pun. Usahakan untuk berolahraga selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu. Dengarkan tubuh Anda, dan jangan berlebihan.

hamil 2

Menghindari makanan tertentu

Ada beberapa makanan tertentu yang harus dihindari wanita hamil saat makan. Seperti jangan mengkonsumsi makanan seperti daging mentah, hati, sushi, telur mentah (seperti: mayones), keju lunak, dan susu yang tidak diolah. Produk hewani mentah dan tidak diolah dapat menyebabkan keracunan makanan. Beberapa ikan, bahkan ketika dimasak, bisa mengandung banyak merkuri.

Melakukan istirahat yang cukup

Tidur yang normal adalah 7-8 jam yang sesuai adalah yang Anda dan bayi butuhkan setiap malam. Cobalah tidur di sisi kiri Anda untuk meningkatkan aliran darah. Dengarkan tubuh Anda ketika merasa perlu istirahat. Mungkin sulit untuk menemukan posisi yang tepat saat tidur pada masa kehamilan yang memungkinkan Anda untuk menjadi tertekan dan ingin melepas lelah sepenuhnya, tetapi praktikkan teknik relaksasi setiap hari seperti yoga, pernapasan dalam, dan meditasi. Cobalah untuk menghindari situasi yang membuat stres dan mengandalkan orang lain jika Anda membutuhkan bantuan. Manjakan diri Anda dengan pijatan atau berjalan-jalan dengan tenang lakukan sesuatu yang menenangkan dan baik untuk tubuh dan bayi Anda.

Mengubah tugas rumah tangga

Bahkan tugas sehari-hari seperti menggosok kamar mandi atau merawat hewan peliharaan dapat menjadi berisiko saat hamil. Paparan bahan kimia beracun, mengangkat benda berat, atau bersentuhan dengan bakteri dapat membahayakan Anda dan bayi Anda. Berikut adalah beberapa hal yang harus di hindari:

  • Angkat berat
  • Menaiki tangga
  • Merawat hewan (untuk menghindari toksoplasmosis, penyakit yang disebabkan oleh parasit yang dibawa hewan)
  • Menggunakan bahan kimia yang keras
  • Berdiri untuk waktu yang lama, terutama di dekat kompor panas
  • Kenakan sarung tangan saat Anda kontak dengan hewan, dan cucilah tangan dengan bersih setelahnya.

Pelajari Tentang Depresi Pascapersalinan

Anda mungkin pernah mendengar tentang depresi pascapersalinan, tetapi Anda mungkin tidak tahu bahwa 10%-20% persen wanita mengalami gejala depresi berat selama kehamilan. Ini bisa meningkatkan risiko persalinan prematur. Jika Anda merasa sedih, marah, atau bersalah yang susah dijelaskan atau jika Anda kehilangan minat dalam kegiatan yang biasanya Anda nikmati atau tidur terlalu banyak beri tahu dokter Anda. Jadi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter yang mengetahui masalah kesehatan mental terkait kehamilan anda.