tanaman 1

Picture by: https://cdn.popbela.com/

Di artikel sebelumnya dijelaskan apa saja yang wajib kamu ketahui dan harus lakukan jika ingin memulai hobi bercocok tanam. Dan di artikel sekarang ini lebih mengulas masalah apa saja yang harus kamu ketahui dan lakukan selanjutnya. So, simak berikut penjelasannya.

Jangan Sembarangan Memperlakukan Tanaman

Memang terkesan sepele dan remeh, tapi patut kamu ketahui bahwa tidak semua tanaman memiliki tingkat kekuatan fisik yang sama kuatnya. Ada yang gampang layu karena salah dalam perawatan atau bahkan hanya gara-gara tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. Oleh karena itu, ada baiknya kamu mengetahui instruksi serta cara perawatan khusus untuk tanaman yang kamu tanam itu atau juga dapat kamu tanyakan ke penjualnya.

Beri Ruang 

Tanaman yang ditempatkan terlalu berdekatan dalam pot atau suatu tempat cenderung tumbuh buruk karena bersaing memperebutkan cahaya, air, dan nutrisi. Tanaman yang berjejal menciptakan kelembapannya sendiri yang memungkinkan munculnya penyakit seperti embun tepung atau jamur berbulu halus yang dapat tumbuh subur di sekitar dahan dan daun karena kekebalan fisik dari tanaman lemah. Untuk menghindarinya, beri ruang tanaman untuk bernafas.

Pangkas dengan Seksama

Apa yang dimaksud dengan pemangkasan? Pemangkasan adalah salah satu cara untuk mengontrol tumbuh kembang suatu tanaman agar sehat dan juga pola pertumbuhannya seperti yang diinginkan. Dengan melakukan pemakngkasan yang rutin dan seksama, maka dapat merangsang pertumbuhan. Hanya saja, yang perlu diingat adalah tidak semua tanaman perlu dipangkas, jadi pastikan untuk meneliti sebelum mengeluarkan alat pemangkas.

Sirami dengan Benar

Tentu saja tanaman membutuhkan air. Tetapi terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa membunuh mereka. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan busuk akar dan penyakit lainnya. Untuk menghindari memberi penyakit lingkungan yang mereka sukai, pilih metode penyiraman yang membatasi kelembapan pada dedaunan tanaman. Jika menyiram dengan menggunakan penyemprot atau secara manual, maka pegang daunnya jauh-jauh agar air juga dapat masuk ke dalam tanah.

tanaman 3

Picture by: https://s2.bukalapak.com/

Ganti Tempat Jika Diperlukan

Ada kalanya tanaman juga perlu dipindah atau berganti tempat. Jika kamu menanam tanaman di kebun atau taman, maka hal ini tidak perlu dilakukan. Tapi jika kamu menanam tanaman di pot untuk di dalam rumah, maka ada waktu yang tepat untuk memindahkan atau mengganti potnya. 

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti pot? Waktu yang tepat adalah dengan mengenali tanda-tanda tertentu, seperti tanaman terlihat sudah tumbuh besar, akar tumbuh dari lubang drainase, air menggenang di atas tanah dan tidak terserap atau juga karena potnya sudah lama tidak diganti.

tanaman 2

Picture by: https://akcdn.detik.net.id/

Saat mengganti pot, pastikan memiliki alat yang tepat. Carilah pot yang lebih besar dengan lubang drainase yang bagus. Gunakan penyaring kopi untuk menutup lubang agar tanah tidak keluar dari lubang, sirami sebelum dipindahkan ke pot baru dan pangkas akar lama kemudian uraikan untuk membantunya tumbuh di dalam rumah barunya.