tanaman 7

Picture by: https://www.jd.id/

Di artikel berjudul “Lakukan Hal-hal Ini Agar Tanamanmu Tidak Cepat Mati dan Tumbuh Sehat (1)” sudah ada beberapa tips atau kiat yang dapat kamu lakukan dalam bercocok tanam. Dan untuk kiat selanjutnya, kamu dapat menyimaknya di bawah ini.

Gunakan Sampah Organik atau Kompos

Selain menggunakan pupuk yang dibuat dengan senyawa kimia, kamu juga dapat memakai kompos atau sampah organik untuk tanaman. Hanya saja untuk membuat kompos bukan suatu perkara mudah karena kamu juga wajib tahu setiap bahan yang digunakan. Karena, setiap bahan dapat terurai dengan kecepatan yang berbeda. Ketika pengomposan telah dilakukan secara menyeluruh, maka akan dapat menghasilkan suhu tinggi yang dapat membunuh penyakit bawaan pada bahan itu sendiri.

Jika kamu menggunakan kompos yang tidak sepenuhnya jadi, maka penyakit bawaan dari bahan tersebut dapat menginfeksi tanaman. Jika kurang yakin dengan hasil tumpukan kompos, kamu dapat menggunakannya dengan menghindari daerah sekitar tanaman yang sensitif.

Tambahkan Mulsa di Sekitar Tanaman

Menambahkan mulsa atau material penutup tanaman dapat mengunci kelembaban dan mencegah gulma. Menggunakan material alami dari kebun sendiri sebagai mulsa seperti membunuh dua burung dengan satu batu. Bahan material alam yang dimaksud antara lain batu yang dihancurkan, potongan koran, daun tua atau serpihan atau serutan kayu.

Ada berbagai macam mulsa yang dapat dipecah menjadi dua kelompok, yaitu organik dan anorganik. Mulsa organik rusak seiring waktu dan berkontribusi pada kesehatan tanah. Mulsa organik ini cocok digunakan pada tanah yang buruk. Sedangkan mulsa anorganik berfungsi untuk melindungi tanaman dari erosi dan cedera mekanis dari pemangkas atau karena mesin pemotong rumput.

Awasi Hama dan Serangga

Hama taman atau juga serangga dapat membuat tanaman terlihat tidak menarik dan juga dapat menyebabkan penyakit. Akan tetapi yang patut diketahui adalah tidak semua serangga berbahaya, termasuk kepik, kumbang tanah, dan belalang sembah, tetapi hama yang mengancam kesehatan tanaman antara lain siput, siput, kutu daun dan ulat.

tanaman 8

Picture by: https://s1.bukalapak.com/

Periksa Tingkat Kelembaban

Untuk tanaman dalam ruangan, kelembapan memainkan peran besar. Di ruangan berpemanas terpusat, udaranya bisa menjadi sangat kering, dengan tingkat kelembapan serendah 15%. Hanya tanaman di udara kering seperti kaktus dan sukulen yang akan tumbuh subur dalam kondisi ini.

Untuk mencegah daun mengering, kebanyakan tanaman hias lebih menyukai kelembapan 40 hingga 60%, yang mungkin terjadi di kamar mandi atau dapur beruap. Untuk itu, kamu dapat menggunakan humidifier khusus yang dapat meningkatkan kelembapan udara.

Demikian kiat-kiat agar tanaman yang kamu tanam dapat terus tumbuh dan sehat. Selamat mencoba!