bunga phlox 2 min

Picture by: https://cdn.pixabay.com/

Phlox merupakan salah satu jenis tanaman liar yang memiliki bunga cantik dengan warna khas ungu cerah. Dikarenakan mempunyai bunga-bunga  yang cantik ketika bermekaran, maka tidak heran banyak orang, terutama di Amerika Serikat menanamkan sebagai tanaman hias.

Tanaman perennial yang masuk keluarga Polemoniaceae ini diyakini berasal dari daerah Amerika Utara atau juga di sekitaran Siberia yang kemudian dibawa oleh pelaut-pelaut pada zaman dahulu untuk ditanam di daerah asal mereka. 

Dan sekarang ini, varian lain dari Phlox ini mulai bermunculan dan dijual sebagai tanaman hias. Varian-varian tersebut memiliki warna yang beragam atau tidak hanya ungu saja, melainkan biru pucat, merah muda sampai dengan merah cerah atau juga putih bersih.

Cara Menanam Phlox

Untuk menanam Phlox baik langsung di taman atau dengan media pot, tanah yang akan digunakan sebagai tempat tanamnya harus digali sedalam sekitar 30 sampai 40 cm. Kemudian di bagian dalamnya masukkan kompos sebagai lapisan sampai kedalaman aslinya berkurang antara 5 sampai 10 cm.

Setelah media tanam tersedia, langkah selanjutnya adalah mulai memasukkan bagian pangkal tanaman ini. Sebagai informasi, untuk mendapatkan kualitas tanaman yang baik dan cepat tumbuhnya, maka disarankan untuk memilih melakukan stek daripada menanam dari biji. Hal itu dikarenakan dengan menanam dari stek, maka Phlox akan lebih cepat tumbuh, sedangkan jika menanam dari biji, maka ada banyak proses yang dapat menghambat waktu pertumbuhannya.

Apabila kamu ingin menanam Phlox dalam jumlah banyak, disarankan untuk membuatnya mengumpul pada satu spot saja, melainkan sebarkan atau setidaknya berikan jarak antara satu tanaman dengan lainnya sekitar 60 cm. Hal itu karena Phlox merupakan tanaman yang butuh ruang dan cahaya matahari penuh. Maka akan mati ketika tempat tanamannya hanya terbatas dan berhimpitan dengan tanaman lainnya.

bunga phlox min

Picture by: https://s3.bukalapak.com/

Cara Merawat Phlox

Cara perawatan tanaman satu ini sangatlah mudah. Bahkan kamu tidak perlu menjadi seorang profesional untuk dapat mengembangbiakkan tanaman satu ini. Setelah Phlox tertanam, baik di taman ataupun di pot, siramilah tanaman tersebut secara rutin. Bisa 2 kali sehari, pagi dan sore ataupun 3 kali sehari dengan waktu yang berbeda. 

Satu hal yang perlu diingat, jangan terlalu banyak menyiraminya karena akan membuat akar tanaman menjadi busuk. Cukup berikan sedikit air di area tanam dan semproti bagian tangkai dan daunnya.

Seperti yang disebutkan di atas, Phlox adalah tanaman yang membutuhkan cahaya matahari penuh. Maka usahakan tempat tanamnya ada di area yang dapat terkena sinar matahari atau letakkan di tempat terbuka yang langsung terkena sinar apabila kamu menanamnya di dalam pot.

Kamu dapat juga menambahkan pupuk, akan tetapi hal tersebut kondisional saja. Yang perlu diperhatikan adalah kamu harus memotong tangkai atau daun yang mati agar tidak menyebar ke bagian lain.