Berdebat dan Bertengkar Itu Perlu dalam Pernikahan

Picture by : https://www.thegreatcoursesdaily.com

Mungkin di antara kamu yang sudah menikah, banyak yang menginginkan hubungannya dengan suami atau istri tenang dan damai serta menghindari apa yang dikenal dengan nama debat atau juga bertengkar. Banyak yang takut setelah berdebat dan berujung pada pertengkaran, akan membuat hubungan menjadi renggang atau bahkan retak.

Well, memang benar. Bahkan sangat benar. Sebuah pertengkaran merupakan salah satu pemicu dari keretakan dalam rumah tangga. Akan tetapi, justru sebuah rumah tangga yang tidak pernah ada perdebatan dan pertengkaran di dalamnya tersebut dapat dikatakan sebagai sebuah hubungan yang bahaya.

Setiap pasangan akan mengalami pasang surut dalam hubungan selama pernikahan mereka. Mulai dari pertengkaran di dapur hingga perselisihan yang mendalam. Namun menurut banyak penelitian, justru perdebatan dan pertengkaran dapat membuat pasangan menikah lebih dekat dan mendorong percakapan yang produktif. Sedikit konflik di sana-sini sebenarnya bisa menjadi hal yang baik. Jika argumen yang sehat diperlukan agar pernikahan berhasil, kedua belah pihak harus mengetahui cara yang tepat untuk mengomunikasikan perasaan mereka dan cara menyelesaikan konflik.

Berikut manfaat perdebatan dan pertengkaran dalam sebuah pernikahan.

Beradu Argumen Secara Sehat dapat Meningkatkan Kepercayaan

Tentunya semua orang menghindari perselisihan karena akan menguras energi dan emosi. Tapi ketika hal tersebut dilakukan dengan benar, perselisihan yang sehat sebenarnya dapat membuat kamu dan pasangan semakin dekat. Argumen konstruktif dapat membangun kepercayaan saat Anda menawarkan rasa hormat dan martabat kepada pasangan.

Seiring waktu, adu argumen yang kamu dan pasangan lakukan justru akan terkesan seperti sebuah diskusi mendalam daripada sebuah pertengkaran. Dengan adanya perdebatan dan pertengakaran yang terjadi, kalian berdua akan merasa lebih nyaman untuk menyampaikan apa yang selama ini dipendam dan keinginan di masa mendatang.

Belajar dari Ketidaksepakatan

Sebagai pasangan suami istri, berdebat sebenarnya membantuu belajar memahami satu sama lain. Dengan terlibat dalam diskusi rutin tentang masalah yang terjadi, kamu dan pasangan akan mulai mempelajari bagaimana menanggapi ketidaksepakatan dan apa yang mungkin memicunya serta bagaimana solusi tengahnya.

Dengan cara ini maka dapat membantumu dalam berkomunikasi lebih baik di masa depan dengan menghindari topik sensitif dan menggunakan metode untuk menariknya keluar serta dapat terbuka dan jujur ​​tentang masalah yang dihadapi.

Meredakan Ketegangan

Kamu pasti notice dan juga merasakan sendiri ketika usai berselisih paham dengan pasangan, maka terkadang dalam hati merasa plong atau ada beban yang. Beradu argumen dimaksudkan untuk menyelesaikan masalah dan dengan demikian ada kelegaan yang pasti dirasakan ketika masalah itu selesai atau berhasil diketahui jalan keluarnya. Melepaskan semua yang berkecamuk dalam dada dan beban yang dipikul, akan membantu meredakan ketegangan, ketakutan, dan kecemasan dalam hubungan.

Berdebat dan Bertengkar Apakah Itu Perlu dalam Pernikahan

Picture by : https://www.classlifestyle.com

Membangun Apresiasi dan Rasa Hormat

Pasangan yang bertengkar mungkin akan saling mempertahankan pendapatnya dan tentunya ego dalam otak. Dikarenakan itu, tidak jarang akan saling menjatuhkan demi pendapatnya didengar dan menang. Itu bukanlah hal yang bagus untuk sebuah hubungan. Oleh karena itu, ketika kamu sedang berselisih paham dengan pasangan, maka selesaikan dengan baik dan berkomunikasilah. Dengan begitu, kalian tahu mana yang seharusnya dilakukan dan mana yang ditinggalkan. Ditambah lagi, dengan komunikasi secara sehat tersebut, maka akan menumbuhkan apresiasi dan hormat antara keduanya.