menikah

Picture by: https://asset.kompas.com/

Cinta tak kenal usia. Pepatah ini mungkin benar adanya. Sebab, tak jarang dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan pasangan yang memiliki jarak usia cukup jauh, misalnya 10 tahun atau bahkan lebih. Kalau melihat orang lain yang menjalaninya, tampak tak ada masalah. Tapi bagaimana kalau kamu sendiri yang mengalami hal ini? Jangan panik dan overthinking ya Ladies, tak ada yang salah dengan cinta beda usia. Hanya saja, sebelum menikah beda usia memang ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan seperti berikut ini:

Terima Perbedaan Usia Sebagai Nilai Tambah

Entah itu kamu atau pasanganmu yang lebih tua, jangan merasa malu dengan hal tersebut. Ketika kamu jatuh cinta pada seseorang yang memiliki perbedaan usia cukup jauh, jadikan hal itu sebagai nilai tambah dalam hubungan kalian. Ada banyak sisi positif yang bisa diambil dari pasangan yang menikah beda usia, salah satunya cara berpikir yang jauh berbeda sehingga akan memberikan warna dalam setiap keputusan yang diambil.

Sepakati Cara Berkomunikasi

Tak bisa dipungkiri, usia yang berbeda akan mempengaruhi juga cara berkomunikasi seseorang. Misalnya saja, seorang wanita di usia 20-an akan lebih ekspresif dalam mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Hal tersebut bisa jadi masalah jika ia menikah dengan pria yang lebih tua dan terbilang pasif dalam berkomunikasi. Nah, itulah pentingnya menyepakati cara berkomunikasi yang paling ideal di antara kamu dan pasangan. Misalnya, saat bertengkar apakah permasalahan harus diselesaikan saat itu juga atau menunggu 24 jam hingga emosi mereda? Hal-hal semacam itu perlu dibicarakan dengan baik supaya tak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

Jangan Egois

Perbedaan usia juga menjadikan seseorang memiliki gaya hidup yang berbeda. Usia 20-an biasanya seseorang masih suka bersenang-senang. Di usia 30-an masanya kerja keras untuk kejar target. Di usia 40-an seseorang mungkin jadi lebih suka menyendiri dan tak terlalu banyak bersosialisasi. Ketika kamu punya pasangan yang berbeda usia, cermati dengan baik gaya hidupnya. Jangan egois dan memaksanya untuk mengikuti kebiasaanmu. Bicarakan dengan baik apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukan, sebab menghargai pasangan adalah kunci dari langgengnya hubungan. 

Last but not least, selalu utamakan kejujuran dalam sebuah hubungan. Seberapapun jauhnya perbedaan usia kamu dan pasangan, pastikan untuk berkata jujur terlepas dari apakah ia bisa menerimanya atau tidak. Tak masalah kalau sedikit ada guncangan, yang terpenting setelah itu kamu dan pasangan bisa menemukan cara untuk memperbaikinya.