selingkuh 1

Picture by: https://image-cdn.medkomtek.com/

Jika dulu stigma selingkuh itu adalah selalu dilakukan oleh pria karena Kaum Adam ini memiliki scope kebebasan yang lebih luas dibandingkan wanita. Tapi sekarang ini, siapa saja bisa melakukannya. Tidak hanya pria, wanita pun bisa saja selingkuh. Namun, biarpun sama-sama dapat atau berpotensi melakukan perselingkuhan, model selingkuh dari pria dan wanita sangatlah berbeda.

Ikatan Emosional

Menurut penelitian, dalam memulai perselingkuhan, pria lebih condong dapat langsung saja memulainya tanpa dasar yang benar-benar jelas. Hal itu berbeda dengan wanita. Dalam sebuah survei yang telah diunggah dalam jurnal Psychology Today menjelaskan bahwa wanita membutuhkan hubungan emosional terlebih dahulu sebelum terjun melakukan perselingkuhan. Selain itu, wanita akan memilih dulu siapa pasangan selingkuhnya, sedangkan pria dapat berselingkuh dengan siapa saja.

Latar Belakang Seksual

Dalam melakukan perselingkuhan, kebanyakan pria mengambil dasar dari orientasi seksual. Ketika ada seseorang yang menarik dari sisi seksualitasnya atau mempunyai daya tarik fisik tinggi dibanding dengan pasangannya sekarang, saat kesetiaannya jebol, maka perselingkuhan dapat saja terjadi. 

Hal itupun berbeda dengan para wanita. Kaum Hawa akan memilih pasangan selingkuhnya yang dimulai dari ikatan emosional terlebih dahulu. Setelah itu, mereka membutuhkan sosok yang dapat merawat mereka, membuatnya bahagia baik secara mental, spiritual ataupun terkadang juga materi, baru perselingkuhan dapat terjadi. Untuk masalah seksualitas, para wanita memilih untuk menomersekiakan hal tersebut.

Selingkuh 2

Picture by: https://www.tipspengembangandiri.com/

Alasan Perselingkuhan

Untuk masalah utama yang menyebabkan perselingkuhan terjadi, mungkin dapat dikatakan sama antara pria dan wanita. Rata-rata kalau bukan masalah bosan, terlalu banyak masalah, alasan lainnya adalah karena merasa sudah tidak ada kecocokan lainnya tapi masih cukup sayang untuk menghentikan hubungan. Selain itu, alasan inipun juga ada pada pria dan wanita kenapa sampai mereka memutuskan untuk berselingkuh, yaitu karena faktor iseng dan ingin mencari sesuatu yang baru.

Wanita Lebih Berhati-hati, Pria dapat Sesuka Hati

Ya, dapat dikatakan ketika terjadi perselingkuhan, wanita lebih berhati-hati sebelum melakukannya, sedangkan pria dapat sesuka hati. Hal tersebut sebuah survey yang dilakukan oleh media online Amerika Serikat, Huffington Post, yang mengatakan bahwa ada banyak pria yang hubungannya dengan pasangan, baik itu masih berstatus pacar atau istri, adalah baik-baik saja, tapi mereka tetap memutuskan berselingkuh. Sedangkan wanita akan berpikir dua kali atau bahkan menghilangkan rasa ingin berselingkuh ketika mendapati hubungan mereka baik-baik saja dan sehat.