surat cinta min

Picture by: https://cdn.idntimes.com/

Pandemi bernama virus Corona atau Covid-19 memang sangat memukul semua lini di kehidupan manusia. Ada yang harus gulung tikar usahanya sampai dengan ada yang harus berjuang melawan maut karena sudah terjangkit virus tersebut. Salah satu kejadian yang cukup menyedihkan adalah seperti yang dialami oleh wanita bernama Sonya Kypuros. Dia harus melihat suaminya, Billy Loredo, terbaring di rumah sakit dan berjuang melawan virus di dalam tubuhnya. Hal tersebut menjadi semakin menyedihkan ketika sang suami tiba-tiba menuliskan surat perpisahan apabila dirinya nanti mati.

 

Sonya mengatakan suaminya mengirimkan email beberapa hari sebelum pihak rumah sakit melakukan prosedur intubasi terhadap dirinya. Dalam emailnya tersebut, Billy menuliskan banyak kata romantis tetapi juga menyedihkan apabila dibaca secara mendalam.

surat cinta 2 min

Picture by: https://assets-a1.kompasiana.com/

Berikut ini isi dari surat elektronik tersebut;

“I want you to know that I am fighting very hard every day for my life. I do it for you so that I can see you again. You are the most important person in my life and I miss you everyday. I know I am not always the perfect man I want to be but I do my best. You for me have always been perfect even when I saw you are not and I get mad. 99% of the time I am weong and you are right and I love that. If I make it through this I promise to be a better man, in God, in life, and as a husband. You have always deserved the best and if I get a second chance I will do it… If I don’t make it I want you to know that I lived a happy wonderful life with you and would never have traded it for all the riches in the world. I also want you to be happy and continue to live your life without me and with no regrets. We had our time and it was wonderful. I love you and miss you very much. I will keep fighting. Love Billy”

Dari surat tersebut memiliki artian bahwa sampai saat ini, Billy tetap berjuang keras untuk tetap hidup melawan virus di dalam tubuhnya. Upaya tersebut dilakukan karena ingin kembali melihat dan hidup bersama dengan Sonya lagi sebagai istrinya. 

Billy juga mengatakan bahwa dia bukan pria atau suami yang sempurna, akan tetapi apabila ada kesempatan kedua, dia tidak akan mensia-siakannya dan akan menjadi suami yang baik untuk Sonya selamanya.

Namun apabila dirinya akhirnya kalah dengan virus dan nyawanya tidak lagi terselamatkan, Billy hanya ingin memberitahukan bahwa selama bersama atau menikah dengan Sonya, dia sangat bahagia dan tidak ada hal berharga apapun yang dapat ditukarkan dengan masa-masa bersama istrinya itu.

Billy juga berpesan agar apabila dirinya mati, Sonya harus tetap menjalani hidupnya tanpa penyesalan karena Billy merasa Sonya berhak untuk bahagia dan mendapatkan yang terbaik. Dan di akhir emailnya, Billy mengatakan bahwa dia mencintai dan merindukan istrinya.